“Beras Unggulan BUMDes SKB Mandiri,Simbol Kemandirian Pangan dan Ekonomi di Desa Sukabakti,”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garut, Nusaharianmedia.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) SKB Mandiri Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat terus menunjukkan perannya sebagai pendorong ketahanan pangan dan penggerak ekonomi desa.

Melalui Unit Usaha Ketahanan Pangan, BUMDes ini meluncurkan produk andalan berupa Beras SKB Mandiri, beras murni berkualitas tinggi yang kini mulai dikenal luas oleh masyarakat Sukabakti dan sekitarnya.

Direktur BUMDes SKB Mandiri, Feri Periyanto, menyebut peluncuran beras ini sebagai bentuk nyata komitmen BUMDes dalam menyediakan pangan berkualitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani lokal.

“Kami memastikan kualitas terjaga dari hulu ke hilir, mulai pemilihan gabah terbaik, penggilingan higienis, hingga pengemasan rapi. Semua kami awasi agar mutu tetap terjaga,” ujar Feri di kantor BUMDes, Senin (05/05/2025).

Menurutnya, kehadiran Beras SKB Mandiri bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa. Pelibatan petani lokal dalam rantai produksi menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung, mulai dari sektor pertanian hingga distribusi.

“Kami ingin petani merasa memiliki produk ini. Mereka bukan hanya menjual hasil panen, tapi menjadi bagian dari ekosistem usaha bersama yang saling menguatkan,” tambah Feri.

Kepala Desa Sukabakti, Wawan Gunawan, menyambut baik langkah ini sebagai wujud nyata pemberdayaan ekonomi lokal. Ia menilai, kehadiran Beras SKB Mandiri menjadi simbol tercapainya kemandirian pangan yang diidamkan masyarakat.

“Peluncuran beras ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen desa. Berasnya murni, bersih, pulen. Kami ingin warga Sukabakti merasakan sendiri kualitasnya. Melalui BUMDes ini juga, kami siap membantu masyarakat baik dalam usaha tani, penyediaan pupuk, maupun jika ada warga yang kesulitan ekonomi,” ujar Wawan optimis.

Antusiasme masyarakat mulai terlihat sejak produk ini beredar di Sukabakti dan sekitarnya. Banyak warga mengaku puas dengan kualitas berasnya, bahkan berharap distribusinya diperluas ke wilayah lain di Garut.

Menanggapi hal ini, Kepala Unit Usaha Ketahanan Pangan BUMDes SKB Mandiri mengatakan pihaknya sedang menyiapkan strategi untuk memperluas jangkauan pasar.

“Kami sedang mengatur jalur distribusi dan menjalin kerja sama dengan mitra agar pemasaran bisa lebih luas,” ungkapnya.

Ke depan, BUMDes SKB Mandiri juga berencana mengembangkan unit usaha lain yang mendukung ketahanan pangan, seperti pengolahan hasil pertanian dan penyediaan pupuk organik, guna menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi petani.

“Beras SKB Mandiri baru langkah awal. Visi kami menjadikan BUMDes sebagai pusat ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan,” tutur Feri.

Inisiatif ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, dianggap sebagai bukti sukses pembangunan berbasis desa yang mampu mendorong kemandirian ekonomi tanpa ketergantungan berlebih pada pihak luar.

“Kami harap keberhasilan ini bisa menginspirasi desa-desa lain di Garut untuk memaksimalkan peran BUMDes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wawan.

Dengan peluncuran Beras SKB Mandiri, Desa Sukabakti semakin teguh sebagai desa berdaya, mandiri, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi melalui optimalisasi potensi lokal. (DIX)
Baca Juga :  Polres Garut Gencarkan Razia, Delapan Jerigen Miras Jenis Tuak Diamankan di Karangpawitan

Berita Terkait

GMBI Distrik Garut Peringati Harlah ke-24 dengan Sholawat Kebangsaan dan Aksi Sosial
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ahab Sihabudin Gelar “Sapa Warga Berbasis Budaya”, Ajak Seniman Perkuat Identitas Lokal
Sekolah Sungai Cimanuk Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Hari Air Sedunia 2026
Libur Idul Fitri 1447 H, Kebun Binatang Cikembulan Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga di Garut
Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab dan DPRD Dipertanyakan Jelang 31 Maret
DPRD Garut Hadiri Halal Bihalal Tingkat Kabupaten, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pembangunan
Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Garut, Bupati Soroti Masalah Distribusi dan Oknum di Lapangan
Praktisi Hukum Cacan Cahyadi, SH., Warning Dugaan Intervensi Muscab Partai Persatuan Pembangunan Garut, ASN Diminta Tetap Netral
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:47 WIB

GMBI Distrik Garut Peringati Harlah ke-24 dengan Sholawat Kebangsaan dan Aksi Sosial

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:53 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ahab Sihabudin Gelar “Sapa Warga Berbasis Budaya”, Ajak Seniman Perkuat Identitas Lokal

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:36 WIB

Sekolah Sungai Cimanuk Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Hari Air Sedunia 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:28 WIB

Libur Idul Fitri 1447 H, Kebun Binatang Cikembulan Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga di Garut

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:16 WIB

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab dan DPRD Dipertanyakan Jelang 31 Maret

Berita Terbaru