Workshop Pendidikan : DPR RI Dorong Penguatan Karakter Siswa Lewat Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Workshop pendidikan bertajuk “Penguatan Karakter melalui Program Prioritas 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” digelar di Hotel Santika Garut, Minggu (12/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber langsung dari DPR RI, Muhammad Khoerudin Amin, S.Ag., M.H., anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, dan olahraga.

 

Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Beragam unsur penting dunia pendidikan Kabupaten Garut turut hadir, mulai dari perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, hingga Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan se-Kabupaten Garut.

 

Dalam sambutannya, Muhammad Khoerudin Amin menekankan pentingnya penguatan karakter anak bangsa sebagai fondasi utama membangun generasi unggul dan berdaya saing. Melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, ia mengajak para pendidik menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.

“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang membentuk kepribadian dan karakter anak agar siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

 

Sementara itu, Erom Suparman, S.IP., M.Si., perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop ini menjadi wadah penting memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam implementasi program prioritas nasional bidang pendidikan karakter.

Baca Juga :  Yudha Puja Turnawan Kunjungi Korban Kebakaran di Cisurupan, Dorong Pemkab Garut Tanggap Segera Bangun Kembali Hunian

 

Kegiatan juga diisi sesi diskusi dan tanya jawab interaktif seputar penerapan nilai-nilai karakter di satuan pendidikan. Para peserta mendapat pemahaman mendalam mengenai strategi membangun kebiasaan positif di sekolah sebagai langkah nyata melahirkan generasi Anak Indonesia Hebat yang berkarakter kuat dan berdaya saing global.

 

 

Tujuh Kebiasaan Pembentuk Karakter Anak Hebat

Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat merupakan bagian dari kebijakan prioritas nasional dalam penguatan pendidikan karakter. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat fondasi moral dan perilaku positif di kalangan pelajar, di tengah kekhawatiran menurunnya pembiasaan karakter sejak dini.

 

Dalam paparannya, Muhammad Khoerudin Amin menjelaskan bahwa konsep ini berangkat dari evaluasi terhadap dunia pendidikan yang selama ini terlalu berorientasi pada aspek akademik, sementara pembentukan perilaku sehari-hari seperti disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab kerap terabaikan.

 

“Selama ini anak-anak banyak dibiarkan tanpa pembiasaan karakter hidup yang baik. Karena itu, pemerintah bersama kementerian dan para pelaku pendidikan merumuskan tujuh kebiasaan utama untuk membentuk karakter anak yang kuat,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Wangunjaya Geram: Pemasangan Tiang WiFi iFORTE Diduga Ilegal dan Sembrono

 

 

Adapun tujuh kebiasaan tersebut meliputi:

1. Bangun pagi dan disiplin waktu.

2. Melaksanakan ibadah tepat waktu.

3. Berolahraga secara rutin.

4. Sarapan pagi sebelum beraktivitas.

5. Menjaga kebersihan dan kesehatan diri.

6. Bersikap tanggung jawab dan mandiri.

7. Menumbuhkan semangat belajar dan kebersamaan.

 

 

Penerapan program ini tidak hanya bersifat kurikuler, tetapi menjadi bagian dari sistem pendidikan secara menyeluruh. Guru, orang tua, dan lingkungan sekitar diharapkan berperan aktif membangun kebiasaan positif tersebut.

 

“Jadi ini bukan sekadar pelajaran dalam kurikulum, tapi sudah menjadi sistem. Guru dan orang tua didorong untuk membiasakan anak-anak bangun pagi, beribadah, sarapan, dan hidup disiplin setiap hari,” tegasnya.

 

 

Dengan diterapkannya program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pemerintah berharap lahir generasi muda yang berkarakter kuat, berdisiplin tinggi, serta memiliki pola hidup sehat dan produktif sejak dini. (Hilman)

Berita Terkait

Hadiri “Perempuan Berbicara”, Kepala DPPKBPPPA Garut Dorong Keterlibatan Aktif Perempuan dan Tekankan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Perempuan
KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda
Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi
DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 
Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi
Dinkes Garut Apresiasi 41 Apoteker Baru Lulusan Uniga, Angin Segar bagi Sektor Kesehatan Daerah
Reses Yudha Puja Turnawan Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga: Layanan Publik, Bantuan Korban Kebakaran, dan Advokasi BPJS
Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:32 WIB

Hadiri “Perempuan Berbicara”, Kepala DPPKBPPPA Garut Dorong Keterlibatan Aktif Perempuan dan Tekankan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:15 WIB

Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:39 WIB

DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:27 WIB

Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi

Berita Terbaru