Mimbar Cipayung Garut Soroti Arah Pembangunan di Hari Jadi Garut

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com 13 Februari 2026 – Di tengah gegap gempita perayaan Hari Jadi Garut, organisasi Cipayung Kabupaten Garut menggelar diskusi publik bertajuk Mimbar Cipayung Garut pada Jumat malam (13/02) di Katenzo. Forum ini menjadi ruang refleksi kritis atas tema pembangunan daerah yang dinilai semakin jauh dari realitas masyarakat.

 

Kegiatan yang menghadirkan unsur Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)** ini mengangkat pertanyaan tajam: Sudahkah Garut Hebat? Hebat tambangnya, hebat miskinnya, atau hebat nepotismenya?

 

Narasi “Garut Hebat”

 

Dalam forum tersebut, para pembicara menilai bahwa slogan dan tema perayaan Hari Jadi Garut tahun ini berpotensi menjadi kosmetik politik jika tidak disertai evaluasi jujur atas kondisi riil daerah.

 

Garut disebut kaya akan potensi sumber daya alam, termasuk sektor pertambangan dan pariwisata. Namun ironisnya, angka kemiskinan, ketimpangan ekonomi, dan persoalan tata kelola pemerintahan masih menjadi pekerjaan rumah serius.

Baca Juga :  Era Baru Demokrasi Warga: Andika Rais Terpilih Jadi Ketua RW 03 Kp. Seni Lewat Pemilu Digital Bersejarah

 

“Jika kekayaan alam terus dieksploitasi tanpa keberpihakan terhadap rakyat, maka yang hebat bukanlah kesejahteraannya, melainkan paradoksnya,” tegas salah satu perwakilan Cipayung.

 

Forum juga menyoroti praktik relasi kuasa yang dinilai masih kental dengan kepentingan kelompok, lemahnya meritokrasi birokrasi, serta minimnya transparansi dalam pengelolaan kebijakan publik. Menurut peserta diskusi, peringatan hari jadi seharusnya menjadi momentum evaluasi struktural, bukan sekadar seremoni simbolik.

 

Dari Mimbar ke Gerakan

 

Mimbar Cipayung Garut tidak berhenti pada diskusi. Forum ini menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan puas menjadi penonton perayaan tahunan tanpa perubahan nyata.

 

Sebagai bentuk komitmen moral dan keberpihakan kepada masyarakat, Cipayung Plus Garut membuka kemungkinan untuk menggelar gerakan lanjutan sebagai “kado terindah” bagi Garut—kado berupa kritik konstruktif, kontrol sosial, dan tekanan moral agar arah pembangunan kembali pada kepentingan rakyat.

Baca Juga :  Peringati Hari Disabilitas Internasional dan HKSN, Pemkab Garut Salurkan Ratusan Alat Bantu dan Perkuat Pemberdayaan Disabilitas

 

Mahasiswa menegaskan bahwa Hari Jadi Garut tidak boleh menjadi “hari jadi-jadian”: meriah di panggung, namun sunyi dalam keadilan; ramai dalam seremoni, namun kosong dalam substansi.

 

Seruan Refleksi

 

Melalui mimbar ini, mahasiswa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berani jujur menilai kondisi daerah. Pembangunan tidak boleh hanya diukur dari infrastruktur fisik dan perayaan simbolik, tetapi dari keberpihakan terhadap rakyat kecil, keterbukaan pemerintahan, dan distribusi keadilan sosial.

 

Cipayung Plus Garut menyatakan siap menjadi mitra kritis sekaligus kekuatan moral dalam memastikan Garut tidak sekadar bertambah usia, tetapi benar-benar bertumbuh dalam keadilan dan kesejahteraan. (**)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Kabupaten Garut Terima Audiensi Pagar, Kenaikan Status P3K Paruh Waktu Jadi Fokus Bahasan
DPRD dan Sekretariat DPRD Garut Tebar Kebahagiaan Jelang Ramadan Berbagi ke Tiga Panti Asuhan, 
Ngariung Bareng Rotinsulu dan Khitanan Massal Warnai HUT ke-91, Klinik Utama Rotinsulu Garut Diresmikan
Dasep Badru Salam: “Mapag Hurip Gumiwang Cigarut” Jadi Komitmen Nasional Lestarikan Budaya
Ketua DPRD Garut Aris Munandar Hadiri Upacara Adat HJG 213 dan Ziarah ke Leluhur Kabupaten Garut 
Dugaan Penggunaan Tanah Non-Wakaf oleh SDN 4 Wanajaya yang Belum Terselesaikan
Wakil Ketua DPRD Garut Apresiasi Dedikasi Kadis DPMD di Acara Kuramasan dan Paturay Tineung
Lingkungan Garut Kian Kritis, FPLG Minta TJSL Perusahaan Tak Sekadar Formalitas, Dorong Perbup Penguatan Pelaksanaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:44 WIB

Mimbar Cipayung Garut Soroti Arah Pembangunan di Hari Jadi Garut

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:34 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Garut Terima Audiensi Pagar, Kenaikan Status P3K Paruh Waktu Jadi Fokus Bahasan

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:41 WIB

DPRD dan Sekretariat DPRD Garut Tebar Kebahagiaan Jelang Ramadan Berbagi ke Tiga Panti Asuhan, 

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:40 WIB

Ngariung Bareng Rotinsulu dan Khitanan Massal Warnai HUT ke-91, Klinik Utama Rotinsulu Garut Diresmikan

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:03 WIB

Dasep Badru Salam: “Mapag Hurip Gumiwang Cigarut” Jadi Komitmen Nasional Lestarikan Budaya

Berita Terbaru