Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Camat Karangpawitan dan BPBD Gerak Cepat Respon Aduan Tinjau Situ Cidahu

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com 4 Maret 2026 — Camat Karangpawitan, Anas Aolia Malik, M.Si., bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut, H. Aah Anwar Saefulloh, S.Sos., S.T., M.Si., serta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Garut dan Pemerintah Desa Mekarsari, meninjau langsung kondisi tanggul Situ Cidahu di Kampung Cidahu RT 01 RW 06, Desa Mekarsari, Kecamatan Karangpawitan.

 

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut assessment lapangan atas kejadian tanah amblas yang terjadi sejak Januari 2026. Kondisi tanggul saat ini dinilai masih berpotensi mengalami pergerakan lanjutan, terutama saat curah hujan tinggi.

 

Bermula dari Perbaikan Saluran Air

Berdasarkan hasil assessment tim teknis, amblesan diduga bermula saat masyarakat melakukan perbaikan pipa saluran air untuk kebutuhan pertanian dan perikanan. Proses penggalian di sekitar badan tanggul, ditambah kondisi tanah yang labil serta adanya aliran air di dalam struktur tanah, memicu terjadinya erosi internal (piping).

Baca Juga :  Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

 

Erosi tersebut secara bertahap mengurangi daya dukung tanah hingga menyebabkan amblesan pada bagian tanggul. Tim teknis BPBD yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut menyebutkan bahwa kondisi tanggul masih labil dan memerlukan penanganan serius guna mencegah risiko yang lebih besar.

Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Di sela peninjauan, Camat Karangpawitan Anas Aolia Malik menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah.

 

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Kondisi tanggul harus segera dikaji secara teknis dan ditangani secara terpadu oleh instansi terkait. Keselamatan warga di sekitar Situ Cidahu adalah yang utama,” tegasnya.

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penggalian tambahan di sekitar tanggul tanpa pendampingan teknis, mengingat struktur tanah yang masih rentan terhadap pergerakan.

Baca Juga :  Haji Hendi Kritik Keras Pemanfaatan Lapang Paris, Desak Pemerintah Kembalikan Fungsi Ruang Publik

 

Perlu Kajian Teknis Lanjutan

Sementara itu, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Garut menyampaikan perlunya kajian teknis lanjutan untuk menentukan metode penguatan struktur tanggul yang tepat. Opsi penanganan yang dipertimbangkan meliputi perbaikan drainase internal serta penguatan konstruksi tanggul guna mencegah erosi lebih lanjut.

 

BPBD Kabupaten Garut telah melakukan pendataan dan terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta pemerintah desa setempat. Koordinasi lintas sektor akan diintensifkan agar penanganan Situ Cidahu dapat segera direalisasikan dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap lahan pertanian maupun permukiman warga di Desa Mekarsari.

 

Pemerintah Kecamatan Karangpawitan memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta mempercepat tindak lanjut bersama BPBD dan Dinas PUPR demi menjaga stabilitas tanggul dan keamanan masyarakat sekitar. (Hilman)

Berita Terkait

Kabar Baik! PDAM Tirta Intan Garut Kembali Buka Promo Pemasangan Air, Biaya Mulai Rp500 Ribu
Sapa Warga Berbasis Budaya, Aceng Malki Perkuat Identitas Budaya Sunda di Tengah Modernisasi
Dualisme Memanas, Atep Taofiq Mukhtar Ditegaskan Ketua Resmi FKDT Garut Hasil Forum Terbuka
Rakor KLA Dppkbppa Kabupaten Garut, Perkuat Komitmen Bersama Penuhi Hak Anak
Anggota DPRD Jabar Aceng Malki Hadirkan Layanan Publik Terpadu di Haul Sesepuh Ponpes Hidayatul Faizien Garut
Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026
Dari SP-1 ke Meja Hijau: Sengketa Aset Teras Cimanuk Kian Panas, Syam Yousef Gugat Pemkab Garut
Krisis Kualitas MBG di Garut Satu Pekan dua Insiden : SPPG Pasirkiamis dan Banjarwangi Picu Alarm Keras, Pengawasan Dipertanyakan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:53 WIB

Kabar Baik! PDAM Tirta Intan Garut Kembali Buka Promo Pemasangan Air, Biaya Mulai Rp500 Ribu

Sabtu, 11 April 2026 - 08:53 WIB

Sapa Warga Berbasis Budaya, Aceng Malki Perkuat Identitas Budaya Sunda di Tengah Modernisasi

Jumat, 10 April 2026 - 21:04 WIB

Dualisme Memanas, Atep Taofiq Mukhtar Ditegaskan Ketua Resmi FKDT Garut Hasil Forum Terbuka

Kamis, 9 April 2026 - 21:51 WIB

Rakor KLA Dppkbppa Kabupaten Garut, Perkuat Komitmen Bersama Penuhi Hak Anak

Rabu, 8 April 2026 - 16:53 WIB

Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026

Berita Terbaru