Rajab Prilyani Nahkodai Kadin Garut: Dorong UMKM Bangkit, Hasil Potensi Lokal dan Wujudkan Ekonomi Mandiri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Tongkat estafet kepemimpinan di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Garut resmi beralih. Ir. H. Rajab Prilyani kini menduduki posisi Ketua Kadin Garut setelah menjadi satu-satunya calon yang mendaftar selama masa penjaringan yang berlangsung sejak 16 hingga 24 Juni 2025.

Panitia menyatakan, Rajab adalah kandidat tunggal yang melengkapi semua persyaratan tepat di hari pertama penjaringan, dan hingga pendaftaran ditutup, tak ada tokoh lain yang mencalonkan diri. Verifikasi panitia menetapkan berkasnya sah, sehingga ia ditetapkan sebagai ketua terpilih dan akan segera dilantik secara resmi di Pendopo Garut malam ini.

Kadin Baru, Semangat Baru

Dalam sambutannya, Ir. H. Rajab menekankan bahwa Kadin di bawah kepemimpinannya akan bertransformasi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyatakan Kadin tidak akan berdiri eksklusif, melainkan menjadi mitra aktif pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.

“Kadin harus menjadi motor kemajuan. Kita tak hanya mengurus urusan pengusaha besar, tapi menjadi tempat bertumbuh bagi UMKM dan calon wirausaha muda,” ujar Rajab, Senin (25/06/2025).

Fokus pada UMKM, Kemandirian, dan Inovasi

Rajab menggarisbawahi pentingnya membangun ekonomi lokal berbasis potensi Garut sendiri—baik di sektor kreatif, pertanian, maupun digital. Ia ingin mengakhiri ketergantungan pada proyek-proyek APBD dan mendorong pelaku usaha menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

“Garut ini kaya, tinggal dikelola. Kita perlu ciptakan wirausaha baru, tingkatkan kapasitas pelaku usaha kecil, dan bukakan akses ke pendanaan, pelatihan, serta pasar,” katanya.

Pendidikan, SDM, dan Sinergi Tiga Pilar

Dalam arahannya, Rajab juga menyebut pentingnya menyinergikan Kadin dengan dunia pendidikan dan pemerintah. Kadin akan menggandeng SMK, perguruan tinggi, dan BLK dalam mencetak SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja.

“Kita siapkan SDM Garut menghadapi era digital dan bonus demografi. Itu dimulai dari pelatihan tepat guna, magang industri, dan kurikulum yang relevan,” terangnya.

Perkuat Pangan dan Industri Riil

Lebih lanjut, ia memaparkan program prioritas dalam sektor pertanian, peternakan, dan industri rumah tangga. Rajab ingin petani, nelayan, dan pelaku usaha rumahan dapat naik kelas melalui pembinaan, modernisasi produksi, dan pemasaran digital.

“Ekonomi bukan hanya angka, tapi ketahanan. Kita akan fasilitasi koperasi dan pendampingan usaha agar ekonomi akar rumput makin kuat,” tegasnya.

Awal Baru untuk Kadin Garut

Pelantikan Ir. H. Rajab malam ini menandai era baru bagi Kadin Garut. Sebuah periode di mana organisasi ini diharapkan mampu menjadi lokomotif ekonomi daerah yang inklusif dan berorientasi pada perubahan nyata.

“Garut bisa maju kalau pelaku usahanya kompak, punya visi, dan mau berinovasi. Kadin akan menjadi jembatan bagi semua itu,” pungkasnya.(Red)
Baca Juga :  Bank BIJ Garut Cetak Laba dan Perkuat Fondasi Kinerja: Bukti Kepercayaan Masyarakat Meningkat

Berita Terkait

“Ada Apa dengan Dinsos Garut?” Sengketa Lahan Sekolah Rakyat di Samarang Tak Kunjung Tuntas
Warga Cidahu Dilanda Kekhawatiran, Amblesan Tanah dan Dugaan Kebocoran Situ Mengancam Permukiman Desak Pemkab Garut Bertindak Cepat
Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut
“On The Track” atau Sekadar Retorika? Aktivis Bongkar Klaim Investasi yang Dinilai Tak Sejahterakan Rakyat
Ingin Kerja ke Jepang? LPK Bogakabisa Siapkan Beasiswa Kaigo dan Pelatihan Skill Worker, Solusi Karier Internasional bagi Generasi Muda Garut
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dilaporkan Meninggal Dunia
Komitmen Program KB Berbuah Manis, DPPKBPPPA Garut Ukir Prestasi, Raih Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana 2026
Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21 WIB

“Ada Apa dengan Dinsos Garut?” Sengketa Lahan Sekolah Rakyat di Samarang Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:31 WIB

Warga Cidahu Dilanda Kekhawatiran, Amblesan Tanah dan Dugaan Kebocoran Situ Mengancam Permukiman Desak Pemkab Garut Bertindak Cepat

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:52 WIB

Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut

Senin, 2 Maret 2026 - 21:13 WIB

“On The Track” atau Sekadar Retorika? Aktivis Bongkar Klaim Investasi yang Dinilai Tak Sejahterakan Rakyat

Senin, 2 Maret 2026 - 20:02 WIB

Ingin Kerja ke Jepang? LPK Bogakabisa Siapkan Beasiswa Kaigo dan Pelatihan Skill Worker, Solusi Karier Internasional bagi Generasi Muda Garut

Berita Terbaru