PM GATRA Harapkan DPRD Garut Perkuat Dukungan Politik CDOB Garut Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 06 Januari 2026 — Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM GATRA) berharap DPRD Kabupaten Garut dapat memberikan dukungan politik yang kuat dan berkelanjutan terhadap perjuangan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Garut Utara. Harapan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Komisi IV DPRD Garut yang dihadiri anggota dewan perwakilan dari 11 kecamatan wilayah Garut Utara.

 

Dalam audiensi tersebut, sejumlah tokoh PM GATRA, di antaranya Rd. Kholil Akhsan, H. Dede Salahudin, dan H. Deden Sopian, memaparkan tujuan serta perkembangan perjuangan pemekaran Garut Utara.

 

Sekretaris Jenderal PM GATRA, H. Dede Salahuddin, menjelaskan bahwa audiensi tersebut memiliki tiga tujuan utama. Pertama, sebagai ajang silaturahmi antara PM GATRA dan anggota DPRD yang mewakili daerah pemilihan Garut Utara.


“Yang pertama, kami bersilaturahmi dengan para anggota dewan perwakilan Garut Utara dari 11 kecamatan,” ujarnya.

Tujuan kedua, lanjut Dede, adalah menyampaikan perkembangan kinerja serta langkah-langkah konkret yang telah dilakukan PM GATRA dalam mendorong proses pemekaran Kabupaten Garut Utara.

“Yang kedua adalah penyampaian sejauh mana kinerja PM GATRA terkait proses pemekaran daerah,” katanya.

Sementara tujuan ketiga adalah mendorong dilakukannya kajian strategis, khususnya kajian kapasitas daerah (kapasda) serta kajian penentuan ibu kota Kabupaten Garut Utara sebagai bagian penting dari persyaratan pemekaran.

“Perlu adanya kajian kapasitas daerah dan kajian penentuan ibu kota kabupaten. Aspirasi ini kami sampaikan langsung kepada anggota DPRD perwakilan Garut Utara dari 11 kecamatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Garut Bongkar Polemik SPT Korwil, Yudha Tegaskan Jangan Ada Lagi “Raja Kecil” di Dunia Pendidikan

Terkait kesiapan kajian tersebut, Dede menegaskan bahwa PM GATRA telah menyiapkan tim ahli yang kompeten dan kredibel. Tim ini melibatkan akademisi dari Universitas Padjadjaran (UNPAD), khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), yang memiliki jejaring dan komunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kajian ini memang harus dilakukan oleh tim ahli. Kami melibatkan akademisi dari FISIP UNPAD yang memiliki hubungan dan komunikasi langsung dengan Kemendagri,” ungkapnya.

Dede juga menyampaikan optimisme terkait peluang dicabutnya moratorium pemekaran daerah. Menurutnya, dorongan pemekaran tidak hanya datang dari Garut Utara, melainkan juga dari ratusan daerah lain di Indonesia.

“Yang menginginkan pemekaran ini bukan hanya Garut Utara. Secara nasional, terdapat sekitar 402 usulan provinsi dan kabupaten/kota yang juga mengajukan pemekaran,” tegasnya.

Dengan semakin kuatnya dorongan tersebut, ia meyakini moratorium pemekaran daerah dapat dicabut oleh pemerintah pusat.

“Saya rasa dorongan ini akan terus menguat, sehingga insya Allah moratorium pemekaran bisa dicabut oleh Bapak Presiden,” katanya.

Lebih lanjut, Dede menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Garut memiliki peran strategis dan konstitusional dalam mengawal aspirasi masyarakat Garut Utara yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.

“Kami berharap DPRD Kabupaten Garut, khususnya anggota dewan dari daerah pemilihan Garut Utara, dapat menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait CDOB Garut Utara,” ujarnya.

Baca Juga :  Radit Julian Soroti Dugaan Korupsi Bankedes: Ungkap Pola Sistemik dan Jaringan Kepentingan di Balik Program Desa

Menurutnya, dukungan DPRD tidak cukup bersifat administratif, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk komitmen politik yang nyata, mulai dari penguatan rekomendasi kelembagaan, dukungan terhadap kajian akademik, hingga pengawalan intensif ke pemerintah pusat.

Dede menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat agar seluruh persyaratan pemekaran dapat dipenuhi secara objektif, terukur, dan sesuai regulasi.

“Kami tidak ingin pemekaran ini hanya menjadi wacana. Karena itu, kami mendorong DPRD Garut untuk bersama-sama mengawal kajian kapasitas daerah dan kajian penentuan ibu kota kabupaten secara serius, transparan, dan berbasis akademik,” tegasnya.

Ia menambahkan, perjuangan CDOB Garut Utara merupakan aspirasi murni masyarakat untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendekatkan akses pemerintahan kepada masyarakat di wilayah utara Garut.

“Pemekaran ini bukan kepentingan kelompok atau elit tertentu, melainkan kebutuhan objektif masyarakat Garut Utara agar pelayanan pemerintahan lebih efektif dan pembangunan lebih merata,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Dede berharap DPRD Garut tetap konsisten dan berani menyuarakan aspirasi masyarakat Garut Utara di tingkat provinsi maupun nasional, terutama dalam menghadapi kebijakan moratorium pemekaran daerah.

“Kami percaya DPRD Garut memiliki posisi strategis untuk memperjuangkan CDOB Garut Utara hingga ke pemerintah pusat. Dengan dukungan politik yang solid dan komitmen bersama, kami optimistis perjuangan ini dapat membuahkan hasil demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Hilman)

Berita Terkait

‎Semarak HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut, Atraksi Pocil dan Kejutan Danrem 062/Tarumanagara Perkuat Sinergi TNI-Polri
HUT ke-48 AMPI, Garut Teguhkan Semangat Kekaryaan dan Komitmen Cetak Kader Muda Berkualitas untuk Negeri
Libur Panjang, Gunung Papandayan Jadi Magnet Wisatawan: Kawah, Hutan Mati, dan Edelweiss Memikat Pengunjung Luar Kota
GMNI Garut Teguhkan Semangat Bung Karno, Perkuat Nasionalisme, Ideologi Pancasila, dan Kepedulian Sosial
Perkuat Konsolidasi Organisasi, DPD KNPI Garut Luncurkan Mental Health KNPI Impact dan Rumah Ramah Bercerita untuk Wujudkan Garut Hebat
Orientasi dan Rakerda DPD KNPI Garut, Kadispora Asep Mulyana Ajak Pemuda Perkuat Kolaborasi Wujudkan Garut Hebat
Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:19 WIB

‎Semarak HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut, Atraksi Pocil dan Kejutan Danrem 062/Tarumanagara Perkuat Sinergi TNI-Polri

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:51 WIB

Libur Panjang, Gunung Papandayan Jadi Magnet Wisatawan: Kawah, Hutan Mati, dan Edelweiss Memikat Pengunjung Luar Kota

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:18 WIB

GMNI Garut Teguhkan Semangat Bung Karno, Perkuat Nasionalisme, Ideologi Pancasila, dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:23 WIB

Perkuat Konsolidasi Organisasi, DPD KNPI Garut Luncurkan Mental Health KNPI Impact dan Rumah Ramah Bercerita untuk Wujudkan Garut Hebat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:55 WIB

Orientasi dan Rakerda DPD KNPI Garut, Kadispora Asep Mulyana Ajak Pemuda Perkuat Kolaborasi Wujudkan Garut Hebat

Berita Terbaru