Warga Geger, Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja di Perkebunan Garut

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Warga di Kecamatan Sucinaraja digegerkan dengan penemuan tanaman yang diduga merupakan narkotika jenis ganja di area perkebunan. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian setempat.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (18/3/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB di Blok Wareng, Desa Cigadog. Tanaman tersebut ditemukan tumbuh di lahan perkebunan dengan kondisi subur dan tidak mencolok dari kejauhan.

Petugas dari Polres Garut melalui Satuan Reserse Narkoba segera melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan. Hasilnya, sejumlah tanaman yang diduga ganja berhasil diamankan sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Polisi Evakuasi Cepat Korban Luka Ringan dalam Kecelakaan di Kadungora

Berdasarkan pengamatan di lapangan, tinggi tanaman bervariasi antara 1 hingga 2 meter. Usia tanam diperkirakan telah mencapai 3 hingga 4 bulan, mengindikasikan adanya aktivitas budidaya yang sudah berlangsung cukup lama.
Kasat Reserse Narkoba Polres Garut, Usep Sudirman, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Fokus penyelidikan saat ini mencakup identifikasi pemilik lahan serta pihak yang menanam tanaman tersebut.

“Untuk pelaku pemilik lahan dan penanam masih dalam tahap penyelidikan oleh anggota Sat Narkoba Polres Garut,” ujarnya.

Penemuan ini menambah daftar pengungkapan kasus narkotika di wilayah Kabupaten Garut, yang selama ini dikenal bukan sebagai daerah utama peredaran ganja.

Baca Juga :  Perkuat Solidaritas, Kapolres Garut Bersama Unsur Forkopimda Laksanakan Tarawih Keliling

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika hingga ke akar. Penindakan tidak hanya difokuskan pada pengedar, tetapi juga pada jaringan penanaman ilegal.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika di lingkungan masing-masing.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengungkap jaringan yang mungkin terlibat.

Berita Terkait

4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Haji Hendi Kritik Keras Pemanfaatan Lapang Paris, Desak Pemerintah Kembalikan Fungsi Ruang Publik
DPD PKS Garut Siapkan Posko Mudik di Cisurupan, Wujud Kepedulian untuk Pemudik
Satkar Ulama Garut Manfaatkan Harlah ke-56 untuk Konsolidasi dan Penguatan Basis Golkar Menuju 2029
PEMUDA MUHAMMADIYAH KAB GARUT adakan Acara BUKA PUASA DAN I’TIKAF
Kurangi Kemacetan Mudik Lebaran, Dedi Mulyadi Salurkan Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut
“Golkar Garut Konsolidasi di Pendopo, Febbie Zam Zami Dorong Evaluasi, Inovasi, dan Penguatan Prestasi Politik.”
RRG Ramadhan 2026 Gelar Diskusi Publik dan Santunan Anak Yatim, Bahas Evaluasi Pembangunan Garut
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:24 WIB

4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:52 WIB

Warga Geger, Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja di Perkebunan Garut

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:28 WIB

Haji Hendi Kritik Keras Pemanfaatan Lapang Paris, Desak Pemerintah Kembalikan Fungsi Ruang Publik

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:07 WIB

DPD PKS Garut Siapkan Posko Mudik di Cisurupan, Wujud Kepedulian untuk Pemudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:16 WIB

Satkar Ulama Garut Manfaatkan Harlah ke-56 untuk Konsolidasi dan Penguatan Basis Golkar Menuju 2029

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Warga Geger, Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja di Perkebunan Garut

Kamis, 19 Mar 2026 - 01:52 WIB