Kanit Turjagawali Ipda Ade Sulaeman: Evakuasi Kilat Pohon Tumbang di Jalan Suherman Garut, Wujud Sinergi Antarinstansi dan Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sebuah pohon besar tumbang dan sempat menghalangi arus lalu lintas di Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu (24/04/2025) siang.

Namun, berkat respons cepat dari berbagai pihak, proses evakuasi pohon dapat diselesaikan dalam waktu singkat, sehingga situasi lalu lintas kembali normal tanpa menimbulkan kemacetan berkepanjangan.

Insiden pohon tumbang terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak pagi hari.

Kejadian tersebut sempat membuat khawatir warga yang melintas, karena selain menutup sebagian badan jalan, batang pohon yang cukup besar juga berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera ditangani.

Kanit Turjagawali Satlantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman, yang memimpin langsung proses pengamanan dan evakuasi di lapangan, menjelaskan bahwa kejadian tersebut langsung direspons oleh tim gabungan yang terdiri dari anggota kepolisian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, serta bantuan spontan dari masyarakat sekitar.

“Tak membutuhkan waktu lama, pohon berhasil kami singkirkan dari badan jalan. Arus kendaraan kini kembali normal dan berjalan lancar,” ujar Ipda Ade Sulaeman kepada awak media.

Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat merupakan kunci utama dalam penanganan cepat insiden ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat aktif, mulai dari membantu mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas, hingga memotong dan mengevakuasi batang pohon yang melintang.

Dari pantauan di lokasi, proses evakuasi dilakukan secara sistematis. Petugas menggunakan alat pemotong untuk memecah batang pohon besar menjadi bagian-bagian kecil agar lebih mudah diangkat dan dipindahkan.

Sementara itu, personel Satlantas mengatur lalu lintas agar kendaraan tetap bisa melintas secara bergantian selama proses pembersihan berlangsung.

“Ini menjadi contoh baik bagaimana koordinasi dan kepedulian bersama mampu mempercepat penanganan bencana kecil yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat,” tambah Ade.

Pihak kepolisian juga tidak lupa mengingatkan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi ekstrem.

Baca Juga :  Ratusan Personil Polisi Dikerahkan untuk Amankan Eksekusi Ruko Sengketa di Cikajang

Pohon-pohon berukuran besar yang berada di pinggir jalan memang rentan tumbang jika diterpa angin kencang, sehingga pengguna jalan diminta lebih berhati-hati saat melintas di wilayah-wilayah yang rawan.

Salah seorang warga, Dani (34), yang ikut membantu proses evakuasi, menyampaikan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk ikut terlibat karena situasi cukup mendesak dan berisiko jika dibiarkan terlalu lama. “Kami langsung ikut bantu potong dahan dan bersihkan ranting. Alhamdulillah bisa cepat selesai, dan jalan kembali aman dilalui,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Garut, dalam keterangannya menyebutkan bahwa pihaknya terus bersiaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama pada masa pancaroba seperti saat ini.

Evakuasi pohon tumbang ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarpihak – baik aparat pemerintah, petugas teknis, maupun warga sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang tanggap bencana.

Kecepatan respons dan koordinasi yang baik telah menyelamatkan mobilitas warga dari gangguan dan risiko yang lebih besar.

Dengan tuntasnya penanganan kejadian ini, masyarakat pun kembali merasa aman dan nyaman saat melintasi Jalan Suherman.

Harapannya, kesigapan seperti ini bisa terus dipertahankan sebagai bagian dari pelayanan publik yang tanggap dan proaktif terhadap berbagai kondisi darurat di wilayah Kabupaten Garut. (DIX)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru