Ketua DPC PERADI Garut, Syam Yousef Djojo,S.H,.M.H: Prihatin atas Banjir di Kampung Sudika,Apresiasi Kepedulian LSM GMBI Distrik Garut dan Presiden RRG

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Bencana banjir akibat luapan Sungai Cimanuk kembali melanda wilayah Kabupaten Garut. Kali ini, musibah tersebut menimpa Kampung Sudika, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul,Kabupaten Garut , Jawa Barat yang mengakibatkan sedikitnya empat Rukun Warga (RW) terendam air dan memaksa warga untuk mengungsi ke tenda-tenda darurat.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Garut, Syam Yousef Djojo, S.H., M.H., menyampaikan empati dan keprihatinan mendalam terhadap warga yang terdampak banjir.

Sementara Syam Yousef menilai bahwa bencana ini bukan hanya soal genangan air, tetapi juga tentang hilangnya rasa aman, kesehatan, hingga terganggunya aktivitas harian masyarakat.

“Kami dari keluarga besar DPC PERADI Garut menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam atas penderitaan saudara-saudara kita di Kampung Sudika. Banjir ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga membawa beban psikologis yang berat bagi warga, terutama anak-anak dan lansia,” ujar Syam Yousef dalam keterangannya kepada media, Sabtu (29/06/2025).

Apresiasi Kepedulian Sosial Tokoh Masyarakat

Dalam situasi darurat tersebut, terlihat sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi sipil turun langsung memberikan bantuan serta dukungan moral kepada para korban.

Di sisi lain, Syam Yousef secara khusus mengapresiasi gerak cepat dan kepedulian dari dua sosok penting di Garut, yakni Ketua LSM GMBI Distrik Garut, Ganda Permana, S.H., dan Presiden Ruang Rakyat Garut (RRG), Eldy Supriadi.

“Kami sangat mengapresiasi gerakan sosial yang dilakukan oleh Ketua LSM GMBI, saudara Ganda Permana, serta Presiden RRG, saudara Eldy Supriadi, yang turun langsung ke lapangan dan menunjukkan solidaritas nyata kepada para korban banjir. Kehadiran mereka bukan hanya sekadar simbolik, tetapi benar-benar memberi dampak moral dan materiil bagi masyarakat,” tutur Syam.

Menurutnya, bentuk empati yang nyata seperti inilah yang menjadi cerminan kekuatan masyarakat sipil dalam membantu sesama, terlebih ketika respons pemerintah masih terbatas karena skala bencana yang luas.

Seruan Kolaborasi dan Evaluasi Jangka Panjang

Lebih lanjut, Syam menyerukan agar semua pihak, baik dari unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh publik, terus membangun sinergi dalam menangani dampak bencana serta melakukan evaluasi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami berharap ini menjadi momentum refleksi bersama. Sudah saatnya dilakukan penataan ulang sistem drainase dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk. Jika tidak ada perubahan struktural, maka banjir akan menjadi masalah berulang yang hanya ditangani secara tambal sulam,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh warga Garut untuk saling menguatkan dalam masa-masa sulit seperti ini. “Bukan saatnya saling menyalahkan, tapi mari kita gotong royong dan bantu warga Sudika agar bisa bangkit kembali,” pungkasnya.

Kondisi Terkini Warga Terdampak

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga yang terdampak kini mengungsi di sejumlah tenda darurat yang disiapkan oleh relawan dan BPBD. Mereka sangat membutuhkan bantuan mendesak seperti makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, serta perlengkapan bayi dan wanita.

Beberapa organisasi relawan telah membuka posko bantuan, sementara sejumlah tokoh dan komunitas lokal terus berdatangan untuk memberikan dukungan. (DIX)
Baca Juga :  Pemdes Cigedug Garut Galakkan Gerakan Jum'at Bersih, Basit Abdul Kodir: Menjaga Lingkungan Tanggung Jawab Kita Bersama

Berita Terkait

Raperda PKL Tengah Dibahas, Penataan Pasar Baru Sudah Berjalan, Rawink Rantik Pertanyakan Dasar Hukum dan Sinkronisasi Kebijakan Pemkab-DPRD
Budaya Sunda Bagian dari Jati Diri, H. Aten Munajat Dorong Pelestarian, Penggerak Ekonomi, dan Peningkatan Kesejahteraan Seniman
Konfercab III, Kalamullah Apandi Resmi Pimpin PA GMNI Garut, Targetkan Organisasi Solid, Melek Teknologi dan Aktif Advokasi Sosial
Semarak Maulid Nabi, RW 08 Intan Regency Gelar Khitan Kadeudeuh bagi 25 Anak sebagai Wujud Kepedulian Warga
Aset Daerah hingga Tanah Warga Dipasangi Tiang Provider, Legalitas dan Izinnya Dipertanyakan: Siapa Pemiliknya dan Siapa yang Mengizinkan?
Ketua Cabor Drum Band Garut Geram Atlet Latihan Dipungut Parkir 
Bawa Gagasan Perubahan, Bung Kalam Siap Nahkodai PA GMNI Garut: Satukan Potensi Alumni, Wujudkan Organisasi Solid, Mandiri dan Adaptif
Cegah Eksploitasi Anak, DPPKBPPPA Garut Gandeng Satpol PP dan Dinsos Perkuat Pengawasan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:49 WIB

Raperda PKL Tengah Dibahas, Penataan Pasar Baru Sudah Berjalan, Rawink Rantik Pertanyakan Dasar Hukum dan Sinkronisasi Kebijakan Pemkab-DPRD

Senin, 7 September 2026 - 00:24 WIB

Budaya Sunda Bagian dari Jati Diri, H. Aten Munajat Dorong Pelestarian, Penggerak Ekonomi, dan Peningkatan Kesejahteraan Seniman

Minggu, 6 September 2026 - 19:18 WIB

Konfercab III, Kalamullah Apandi Resmi Pimpin PA GMNI Garut, Targetkan Organisasi Solid, Melek Teknologi dan Aktif Advokasi Sosial

Sabtu, 5 September 2026 - 16:04 WIB

Semarak Maulid Nabi, RW 08 Intan Regency Gelar Khitan Kadeudeuh bagi 25 Anak sebagai Wujud Kepedulian Warga

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

Ketua Cabor Drum Band Garut Geram Atlet Latihan Dipungut Parkir 

Berita Terbaru