Konfercab III, Kalamullah Apandi Resmi Pimpin PA GMNI Garut, Targetkan Organisasi Solid, Melek Teknologi dan Aktif Advokasi Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 6 September 2026 — Konferensi Cabang (Konfercab) III Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Garut berlangsung lancar dan demokratis di Sabda Alam Garut. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PA GMNI serta para alumni GMNI Kabupaten Garut.

Dalam forum tersebut, Bung Kalamullah Apandi ditetapkan sebagai Ketua PA GMNI Kabupaten Garut periode 2026–2031 setelah memperoleh mandat mayoritas peserta melalui proses pemilihan secara demokratis.

Terpilihnya Kalamullah menjadi momentum baru bagi PA GMNI Garut untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kontribusi alumni dalam berbagai bidang. Kepengurusan baru menyiapkan sejumlah agenda strategis, mulai dari penataan organisasi dan digitalisasi database alumni hingga penguatan peran dalam advokasi sosial serta pembangunan daerah.

Usai menerima mandat, Kalamullah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Konfercab III PA GMNI Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah, pada kesempatan ini sudah terselenggara Konfercab ketiga PA GMNI Garut dan berjalan dengan lancar. Para peserta Konfercab memberikan mandat kepada saya untuk memimpin PA GMNI Garut selama lima tahun ke depan,” ujar Kalamullah kepada awak media.

Prioritaskan Digitalisasi Database Alumni

Salah satu agenda utama yang akan didorong kepengurusan baru adalah penataan dan digitalisasi database alumni GMNI.

Kalamullah menilai pendataan yang rapi penting dilakukan agar organisasi memiliki gambaran yang jelas mengenai keberadaan, aktivitas, profesi, serta potensi alumni GMNI yang tersebar di berbagai bidang.

“Kita ingin dilakukan digitalisasi, database alumni GMNI itu berjalan secara terdata dan rapi. Karena itu juga menuntut kita untuk mengetahui alumni GMNI ini berada di mana saja, kegiatannya apa, dan mungkin ke depan kita juga akan mengetahui ruang-ruang distribusinya ke mana,” jelasnya.

Menurutnya, database yang terstruktur bukan hanya berfungsi sebagai administrasi organisasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat komunikasi dan jejaring antarsesama alumni.

Dengan pendataan tersebut, potensi alumni di berbagai sektor diharapkan dapat dipetakan dan dioptimalkan untuk mendukung program organisasi maupun memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Perkuat Peran dalam Pembangunan dan Advokasi Sosial

Kalamullah menegaskan, PA GMNI Kabupaten Garut ke depan tidak hanya akan berfokus pada penguatan internal organisasi. Alumni GMNI juga diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam memberikan gagasan, masukan, maupun kritik konstruktif terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah.

“Kita juga ingin punya peran dalam hal memberikan masukan kepada pemerintah daerah terkait pembangunan dan hal lainnya,” katanya.

Selain pembangunan, kepengurusan baru juga akan memperkuat kiprah PA GMNI dalam bidang sosial. Organisasi akan berupaya melihat berbagai persoalan yang muncul di ruang publik dan mengambil peran dalam advokasi sesuai kapasitas organisasi.

“Dalam bidang-bidang sosial tentu kita juga akan aktif melihat ruang-ruang publik yang harus kita advokasi,” tuturnya.

Terkait agenda politik, Kalamullah menegaskan bahwa PA GMNI memiliki ruang untuk memberikan kontribusi pemikiran dalam kehidupan kebangsaan dan pembangunan daerah. Namun, fokus awal kepengurusan akan diarahkan pada konsolidasi internal, pendataan alumni, serta penguatan peran sosial dan strategis organisasi.

Baca Juga :  Ketua DPC PERADI Garut, Syam Yousef Djojo,S.H,.M.H: Prihatin atas Banjir di Kampung Sudika,Apresiasi Kepedulian LSM GMBI Distrik Garut dan Presiden RRG

Ia berharap kepemimpinan periode 2026–2031 mampu membawa PA GMNI Kabupaten Garut menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Harapannya ke depan alumni GMNI bisa lebih baik,” pungkas Kalamullah.

Dedi Hasan: Konfercab Merupakan Penantian Panjang

Sementara itu, demisioner PA GMNI Kabupaten Garut, Dedi Hasan Bachtiar, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Konfercab III yang menurutnya merupakan penantian panjang bagi keluarga besar PA GMNI Kabupaten Garut.

Dedi juga mengapresiasi jajaran DPD PA GMNI yang hadir dan turut mendukung pelaksanaan konfercab, termasuk Mas Ruli yang terlibat langsung dalam proses penyelenggaraan.

“Ini tentunya penantian panjang. Alhamdulillah dengan DPD yang sekarang, termasuk Mas Ruli, bisa memimpin langsung penyelenggaraan Konfercab PA GMNI,” ujar Dedi.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada Bung Kalamullah Apandi yang memperoleh mandat mayoritas peserta melalui proses pemilihan secara demokratis.

“Selamat kepada Bung Kalam yang telah melalui proses pemilihan secara demokratis dan memang dimandatkan secara mayoritas oleh peserta musyawarah. Dipilih secara langsung dan alhamdulillah Bung Kalam keluar sebagai pemenang suara terbanyak,” katanya.

Dedi berharap ketua terpilih segera menyusun struktur kepengurusan dan merumuskan program kerja yang akan dijalankan selama lima tahun mendatang.

“Saya hanya berpesan kepada Bung Kalam, segera melakukan penyusunan struktur komposisi untuk selanjutnya menyusun program-program kerja selama lima tahun ke depan,” ungkapnya.

Pengurus PA GMNI Diminta Melek Teknologi

Dedi juga menekankan pentingnya kemampuan pengurus PA GMNI dalam mengikuti perkembangan teknologi.

Baca Juga :  Majelis Hakim Vonis Bebas Bersyarat untuk Ceng Harun Ar-Rasyid,Kuasa Hukum Pertimbangkan Langkah Lanjutan

Menurutnya, energi generasi muda yang berada di dalam organisasi harus dibarengi kemampuan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat komunikasi, pengorganisasian, dan gerakan organisasi.

“Kita sangat berharap karena anak-anak muda ini enerjik. Boleh saja disampaikan harus melek teknologi. Bung-bung di PA harus melek teknologi,” tegasnya.

Ia berharap seluruh alumni dari berbagai angkatan dapat ikut membangun organisasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan ruang publik secara positif.

Dedi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni dan jajaran DPD PA GMNI atas perhatian serta dukungan terhadap pelaksanaan Konfercab III.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPD PA GMNI, termasuk Mas Ruli, Mas Pamri Hadi, serta Ibu Ine selaku Ketua DPD, atas waktu dan perhatian yang diberikan dalam penyelenggaraan konfercab.

“Yang Menang adalah PA GMNI Kabupaten Garut”

Dedi juga menyampaikan pesan agar tidak ada lagi sekat antara pihak yang menang maupun kalah setelah proses pemilihan berakhir.

Menurutnya, kontestasi dalam konfercab merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi yang harus diakhiri setelah keputusan ditetapkan.

“Struktur komposisi kepengurusan tidak lagi bicara menang dan kalah. Semua perlu kebersamaan, perlu kekompakan, perlu soliditas,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh alumni harus kembali bersatu dan memberikan dukungan terhadap kepemimpinan baru demi kemajuan organisasi.

“Pemilihan sudah selesai. Tidak usah bicara yang kalah dan yang menang. Yang menang adalah PA GMNI Kabupaten Garut untuk semuanya,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kepemimpinan PA GMNI Kabupaten Garut periode 2026–2031 diharapkan bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyatukan kembali seluruh kekuatan alumni.

Dengan berakhirnya Konfercab III, pekerjaan rumah PA GMNI Garut ke depan bukan lagi soal memenangkan kontestasi. Tantangan berikutnya adalah membangun organisasi yang solid, kompak, melek teknologi, memiliki database alumni yang tertata secara digital, serta mampu memberikan kontribusi nyata melalui advokasi sosial dan pembangunan Kabupaten Garut.

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Budaya Sunda Bagian dari Jati Diri, H. Aten Munajat Dorong Pelestarian, Penggerak Ekonomi, dan Peningkatan Kesejahteraan Seniman
Semarak Maulid Nabi, RW 08 Intan Regency Gelar Khitan Kadeudeuh bagi 25 Anak sebagai Wujud Kepedulian Warga
Aset Daerah hingga Tanah Warga Dipasangi Tiang Provider, Legalitas dan Izinnya Dipertanyakan: Siapa Pemiliknya dan Siapa yang Mengizinkan?
Ketua Cabor Drum Band Garut Geram Atlet Latihan Dipungut Parkir 
Bawa Gagasan Perubahan, Bung Kalam Siap Nahkodai PA GMNI Garut: Satukan Potensi Alumni, Wujudkan Organisasi Solid, Mandiri dan Adaptif
Cegah Eksploitasi Anak, DPPKBPPPA Garut Gandeng Satpol PP dan Dinsos Perkuat Pengawasan
Memaknai Muhammad Sebelum Kenabian: Maulid di Pendopo Garut Digelar Bersama Lelang Lukisan dan Gerakan Donasi Lintas Negara
Berstatus Pinjam Pakai Sejak Era 1990-an, Gedung KPU Garut Akhirnya Resmi Jadi Milik KPU
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 00:24 WIB

Budaya Sunda Bagian dari Jati Diri, H. Aten Munajat Dorong Pelestarian, Penggerak Ekonomi, dan Peningkatan Kesejahteraan Seniman

Minggu, 6 September 2026 - 19:18 WIB

Konfercab III, Kalamullah Apandi Resmi Pimpin PA GMNI Garut, Targetkan Organisasi Solid, Melek Teknologi dan Aktif Advokasi Sosial

Sabtu, 5 September 2026 - 16:04 WIB

Semarak Maulid Nabi, RW 08 Intan Regency Gelar Khitan Kadeudeuh bagi 25 Anak sebagai Wujud Kepedulian Warga

Sabtu, 5 September 2026 - 14:55 WIB

Aset Daerah hingga Tanah Warga Dipasangi Tiang Provider, Legalitas dan Izinnya Dipertanyakan: Siapa Pemiliknya dan Siapa yang Mengizinkan?

Rabu, 2 September 2026 - 23:33 WIB

Bawa Gagasan Perubahan, Bung Kalam Siap Nahkodai PA GMNI Garut: Satukan Potensi Alumni, Wujudkan Organisasi Solid, Mandiri dan Adaptif

Berita Terbaru