“Menyatukan Cinta dan Tenaga: Pengecoran Panti Asuhan Muhammadiyah Lio Jadi Simbol Kepedulian Umat”

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Di tengah hiruk pikuk suara molen dan lantunan doa yang berpadu dengan semangat senja, proses pengecoran Panti Asuhan Harapan Muhammadiyah Lio Garut berlangsung penuh haru dan makna, Sabtu (05/07/2025).

Momentum ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi representasi kuat dari semangat gotong royong yang berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan dan cinta kasih umat terhadap anak-anak yatim dan dhuafa.

Panti asuhan yang terletak di kawasan Lio ini sedang menjalani rehabilitasi total setelah bangunan lamanya dinyatakan tak lagi layak huni. Proses ini digerakkan oleh kepedulian kolektif berbagai elemen masyarakat dari warga sekitar, keluarga besar Muhammadiyah, hingga donatur dari luar kota semuanya bergabung dalam semangat kemanusiaan.

.H, Sobur Ketua Panitia Pembangunan, menjadi sosok sentral dalam gerakan ini. Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan bagaimana bantuan terus berdatangan dari berbagai penjuru tanpa diminta, tanpa pamrih. “Kami tak menyangka, antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Semua datang dari hati,” ucapnya lirih.

Gotong Royong Jadi Tulang Punggung

Proses pengecoran hari itu melibatkan puluhan relawan lintas usia dan profesi. Ada yang mendorong gerobak, memikul semen, hingga menyajikan makanan bagi para pekerja. Semua bergerak dalam harmoni untuk satu tujuan: membangun rumah yang layak bagi anak-anak panti.

“Ini bukan proyek pemerintah atau kontraktor. Ini proyek umat. Gotong royong hari ini menjadi napas utama peradaban kita,” ujar Sobur dengan penuh semangat.

Solidaritas Melintasi Batas

Partisipasi tak terbatas pada warga Lio atau Garut. Para alumni panti, simpatisan Muhammadiyah dari luar kota, hingga komunitas sosial ikut menyumbang. Bahkan, ada seorang pria tua yang datang dengan motor tuanya hanya untuk menyumbangkan satu sak semen. “Bagi kami, itu sangat berarti. Karena niatnya tulus dan penuh cinta,” ungkap panitia lainnya.

Panitia masih membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin terlibat baik dalam bentuk dana, material, makanan, atau tenaga. Semua bentuk bantuan dihargai.

Membentuk Masa Depan Anak Negeri

Lebih dari sekadar pembangunan gedung, panitia berharap panti ini menjadi tempat yang membina karakter, menumbuhkan pendidikan, dan melahirkan generasi tangguh. Gedung baru ini diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan spiritual, intelektual, dan emosional bagi para anak asuh.

“Ini investasi akhirat. Setiap tenaga, doa, dan rupiah yang diberikan, akan menjadi bekal kebaikan yang tak terputus,” tegas Sobur.

Seruan untuk Terus Bergerak

Menutup wawancara di tempat yang sama, Lukmanulhakim juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap terlibat dan menyebarkan semangat kebaikan. Ia menekankan bahwa pembangunan masih berlanjut dan membutuhkan lebih banyak dukungan.

“Panti ini bukan milik satu golongan, tapi milik kita semua. Mari terus bersatu, karena membangun panti berarti membangun harapan, cinta, dan masa depan bangsa,” tutupnya penuh harap.

Catatan: Bagi yang ingin berdonasi, dapat menghubungi Panitia Pembangunan Panti Asuhan Harapan Muhammadiyah Lio Garut melalui posko atau media sosial resmi Muhammadiyah Garut. (DIX)
Baca Juga :  Gelar Bakti Sosial Pada Bulan Ramadhan 1446 H, Polres Garut Bagikan 100 Paket Sembako

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru