Bupati Garut Abdusy Syakur Lantik 6.596 PPPK Paruh Waktu di Alun-Alun Garut, Tegaskan Komitmen dan Penguatan Pelayanan Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com – Pemerintah Kabupaten Garut secara resmi melantik dan mengangkat 6.596 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk formasi tahun 2025. Prosesi pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Garut, H. Abdusy Syakur, S.H., M.Si., di Alun-Alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Wahyu, S.Kom., M.A.P.; Sekretaris Daerah Garut, H. Nurdin Yana, M.H.; Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, S.Pd.I.; Kepala BKD Garut, Kristanti Wahyuni, S.H.; para Kepala SKPD; Camat se-Kabupaten Garut; serta Pimpinan Bank BJB Cabang Garut, Asep Wahyu Ismail, dan ribuan peserta pelantikan bersama tamu undangan lainnya.

6.596 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Perkuat Sektor Teknis, Pendidikan, dan Kesehatan

Dalam laporannya, Kepala BKD Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, menyampaikan bahwa total PPPK Paruh Waktu yang telah ditetapkan Nomor Induk PPPK mencapai 6.596 orang, terdiri dari:

Tenaga Teknis: 4.544 orang

Tenaga Guru: 1.987 orangT

enaga Kesehatan: 65 orang

Baca Juga :  Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Garut, Bupati Soroti Masalah Distribusi dan Oknum di Lapangan

“Hari ini Pemkab Garut melantik 6.596 PPPK Paruh Waktu. Terima kasih atas dukungan jajaran BKN. Ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan proses manajemen ASN berjalan sesuai prinsip meritokrasi dan regulasi nasional,” ungkap Kristanti.

Ia menegaskan, para PPPK Paruh Waktu merupakan bagian penting dari tulang punggung pemerintahan daerah yang diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik dengan semangat integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi.

Bupati Syakur: Pelantikan Bukan Seremonial, Tapi Amanah Besar

Dalam sambutannya, Bupati Garut, Abdusy Syakur, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan amanah besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Bapak dan Ibu yang telah mendapatkan kesempatan ini harus bersyukur dengan cara bekerja sebaik-baiknya. Pemerintah membutuhkan aparatur yang cepat bekerja, bukan yang menunggu perintah,” tegas Syakur.

Ia berpesan agar seluruh PPPK Paruh Waktu menjaga etos kerja, loyalitas, disiplin, dan profesionalitas, serta menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

“Pelayanan publik menyangkut aspek kehidupan yang luas. Pemerintah wajib menghadirkan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga :  Lepas PNS Purnabakti, Sekda Garut Minta ASN Maksimalkan Pelayanan hingga Pensiun

BKN Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Garut

Sementara itu, Kepala Kanreg III BKN Bandung, Wahyu, S.Kom., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Garut atas langkah cepat dalam menuntaskan proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

“Langkah Pemkab Garut ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan penataan tenaga non-ASN, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN,” ujar Wahyu.

Ia berpesan agar para PPPK memahami perannya sebagai aparatur negara yang melayani, bukan dilayani.
“Pakaian dinas yang Anda kenakan hari ini bukan sekadar seragam. Ini simbol amanah dan kepercayaan. Perjalanan panjang dari harapan, doa, dan pengorbanan hari ini terbayar dengan tanggung jawab besar kepada masyarakat,” ucapnya penuh semangat.

Pemkab Garut Terima Penghargaan dari BKN

Sebagai penutup acara, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Garut atas keberhasilannya menjadi instansi tercepat di wilayah kerja Kanreg III BKN dalam melaksanakan percepatan pengangkatan PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025. (Hilman)

Berita Terkait

Regenerasi Golkar Jabar Daniel Mutaqien Syafiuddin Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jabar, Momentum Kebangkitan Kader Muda
Pembina DKKG, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P., Tekankan Penguatan Peran Budayawan dan Regulasi Kebudayaan
Cacan Cahyadi SH: Kepatuhan pada AD/ART Kunci Penguatan PPP Jelang Muscab Garut
Dirut PDAM Garut Dadan Hidayatulloh Buka Suara soal Kenaikan Biaya Admin, Siapkan Evaluasi Menyeluruh
HMI Garut Soroti Polemik Pernyataan Wakil Bupati: “Garut Butuh Kepemimpinan Selaras, Bukan Dualisme Di puncak Kekuasaan”
Jelang Purna Tugas, Sekda Garut Nurdin Yana Tegaskan Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Digelar Juli 2026
Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025, Ketua DPRD Tegaskan Evaluasi Kinerja Pemda dan Bentuk Pansus
MUSKERCAB I PCNU Garut Perkuat Konsolidasi, H. Aceng Malki Dorong Harlah NU 2026 Berdampak Sosial
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:07 WIB

Regenerasi Golkar Jabar Daniel Mutaqien Syafiuddin Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jabar, Momentum Kebangkitan Kader Muda

Kamis, 2 April 2026 - 19:29 WIB

Pembina DKKG, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P., Tekankan Penguatan Peran Budayawan dan Regulasi Kebudayaan

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:49 WIB

Cacan Cahyadi SH: Kepatuhan pada AD/ART Kunci Penguatan PPP Jelang Muscab Garut

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:34 WIB

Dirut PDAM Garut Dadan Hidayatulloh Buka Suara soal Kenaikan Biaya Admin, Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Senin, 30 Maret 2026 - 23:40 WIB

HMI Garut Soroti Polemik Pernyataan Wakil Bupati: “Garut Butuh Kepemimpinan Selaras, Bukan Dualisme Di puncak Kekuasaan”

Berita Terbaru