Libur Panjang, Gunung Papandayan Jadi Magnet Wisatawan: Kawah, Hutan Mati, dan Edelweiss Memikat Pengunjung Luar Kota

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 28 Juni 2026 – Libur panjang menjadi momentum bagi ribuan wisatawan untuk melepas penat dengan menikmati keindahan alam. Salah satu destinasi yang kembali dipadati pengunjung adalah Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, yang menawarkan pesona kawah aktif, Hutan Mati, hingga hamparan bunga edelweiss yang memikat wisatawan dari berbagai daerah.

Sejak pagi, arus kendaraan terus mengalir menuju kawasan wisata tersebut. Rombongan keluarga, komunitas pecinta alam, hingga wisatawan dari luar kota tampak antusias menikmati udara pegunungan yang sejuk serta panorama alam yang menjadi ikon wisata Garut.

Area perkemahan dipenuhi deretan tenda berwarna-warni. Bagi sebagian pengunjung, bermalam di Papandayan bukan sekadar berkemah, tetapi menjadi cara untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga dan sahabat di tengah suasana alam yang masih asri.

Hutan Mati menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan. Kabut tipis yang menyelimuti pepohonan kering menghadirkan panorama eksotis yang kerap menjadi latar foto para pengunjung. Saat matahari terbit dari balik pegunungan, suasana tenang yang tercipta menghadirkan pengalaman berbeda yang sulit ditemukan di tengah hiruk pikuk perkotaan.

Baca Juga :  Polemik Lokasi Picu Gejolak, Sejumlah PAC PPP Garut Soroti Netralitas Muscab

Perwakilan pengelola PT Alam Indah Lestari (AIL), Amin, mengatakan bahwa selama libur panjang jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa.

“Sejak kemarin terjadi lonjakan kunjungan wisatawan. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, seluruh tim telah kami siagakan, mulai dari pengaturan parkir, pelayanan kesehatan, petugas kebersihan, hingga patroli di jalur-jalur wisata,” ujarnya.

Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama agar seluruh wisatawan dapat menikmati setiap destinasi di kawasan Gunung Papandayan dengan aman.

Selain Hutan Mati, kawasan Tegal Alun juga menjadi magnet bagi wisatawan. Hamparan bunga edelweiss yang membentang luas berpadu dengan udara pegunungan yang sejuk menghadirkan panorama menawan yang memanjakan mata sekaligus memberikan ketenangan bagi setiap pengunjung.

Salah satu keunggulan Gunung Papandayan adalah jalur wisatanya yang relatif ramah bagi berbagai kalangan. Dengan medan yang tidak terlalu ekstrem, wisatawan dapat menikmati keindahan kawah aktif, Hutan Mati, hingga Tegal Alun tanpa harus melakukan pendakian yang berat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Ramainya kunjungan wisatawan selama libur panjang turut membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Warung makan, kedai kopi, penyedia jasa transportasi lokal, hingga pelaku usaha mikro merasakan peningkatan pendapatan seiring meningkatnya aktivitas wisata.

Di tengah tingginya antusiasme wisatawan, pengelola terus mengimbau seluruh pengunjung untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak vegetasi, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku agar keindahan Gunung Papandayan tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Gunung Papandayan bukan sekadar destinasi wisata alam, tetapi juga ruang untuk menemukan ketenangan, mempererat kebersamaan, sekaligus menikmati keindahan alam pegunungan yang menjadi kebanggaan Kabupaten Garut. Setiap langkah di jalur pendakian, setiap momen di Hutan Mati, hingga hamparan edelweiss di Tegal Alun menjadi pengalaman yang membuat banyak wisatawan ingin kembali berkunjung ke Papandayan.

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru