Satlantas Polres Garut Gelar Operasi Dak Gar Kasat Mata di Alun-Alun Tarogong,Sejumlah Pelanggaran Terjaring: Ini Penjelasan Ipda Ade Sulaeman

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garut,Nusaharianmedia.com – Dalam upaya meningkatkan ketertiban dan keselamatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Garut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut melalui Unit Turjagawali melaksanakan kegiatan Operasi Penindakan Pelanggaran Kendaraan Secara Kasat Mata (Dak Gar Kasat Mata) di kawasan Alun-Alun Tarogong,Kabupaten Garut , Jawa Barat.


Sementara, kegiatan ini mendapat perhatian masyarakat setempat karena dilakukan di pusat keramaian dan menjadi lokasi strategis dengan mobilitas kendaraan cukup tinggi.
Operasi yang berlangsung sejak pagi hari ini menargetkan para pengguna kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran lalu lintas secara terang-terangan atau kasat mata.

Adapun jenis pelanggaran yang menjadi fokus penindakan antara lain pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, kendaraan tanpa pelat nomor, penggunaan knalpot tidak standar (bising), pengendara di bawah umur, kendaraan tanpa kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK, serta pelanggaran lain yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kanit Turjagawali Satlantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman, yang memimpin langsung jalannya operasi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penegakan hukum dan pembinaan terhadap masyarakat dalam berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa meskipun penindakan dilakukan, pendekatan humanis tetap diutamakan.

“Operasi Dak Gar Kasat Mata ini merupakan langkah preventif dan represif terhadap berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang banyak terjadi di jalan raya. Kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Ipda Ade. Selasa, (20/05/2025).

Ia menyebutkan bahwa dalam operasi tersebut, petugas berhasil menjaring puluhan pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran secara kasat mata. Seluruh pelanggar diberikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik berupa teguran maupun tilang.

“Ada pelanggar yang tidak menggunakan helm, ada juga kendaraan yang menggunakan knalpot brong yang sangat mengganggu kenyamanan. Bahkan beberapa pengendara kedapatan tidak membawa surat-surat kendaraan,” tambahnya.

Selain penindakan, lanjut Ade, kegiatan ini juga dibarengi dengan edukasi langsung kepada pengendara yang melintas, khususnya para pelajar dan pemuda. Petugas memberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta menjaga kelengkapan administrasi kendaraan.

“Kami juga mengingatkan agar para orang tua tidak memberikan kendaraan kepada anak-anaknya yang masih di bawah umur. Ini sangat berisiko bagi keselamatan mereka,” kata dia.

Dari pantauan di lokasi, banyak warga yang memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Salah satu warga, Dadan (38), mengaku senang dengan adanya operasi itu karena dinilai bisa menertibkan pengendara yang selama ini cenderung ugal-ugalan.
“Bagus ini mah, supaya lebih tertib. Kadang suka ada motor yang kebut-kebutan atau pakai knalpot brong, bikin bising. Semoga sering-sering dilakukan,” jelasnya.

Ipda Ade juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai titik rawan pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Garut. Menurutnya, ketertiban dan keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak akan berhenti hanya di satu titik saja. Operasi ini akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen kami dalam menciptakan Garut yang tertib dan aman di jalan raya,” pungkasnya.

Satlantas Polres Garut mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Dengan disiplin berlalu lintas, diharapkan angka kecelakaan dan pelanggaran dapat diminimalkan secara signifikan. (DIX)
Baca Juga :  Dua Insiden Berturut-Turut, Tiang Listrik Tumbang, PJU Mati dan Jalan Sekitar Pemda Garut Lumpuh Total : Ini Kata Para Saksi saat Kejadian

Berita Terkait

Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut
Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat
Operasi Pekat Selama Ramadhan, Aparat Gabungan Tertibkan Tempat Hiburan dan Sita Puluhan Botol Miras
Dana Desa Mekarjaya Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Dugaan Pemotongan Anggaran
PB PII Kecam Dugaan Penganiayaan Siswa di Maluku, Desak Listyo Sigit Prabowo Evaluasi Polda
Audiensi Bersama GAPERMAS, Komisi II DPRD Kabupaten Garut Akan Kawal Ketat Distribusi Pupuk Bersubsidi
Kolaborasi Lintas Sektor, Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Pastikan CSR Bank BJB dan BPR Garut Siap Bangun Rumah Layak bagi Hani,
Dugaan Penipuan Sepeda Motor di Lingkungan Kerja, Dilaporkan Tidak Kembali Setelah Meminjam Kendaraan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:52 WIB

Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:29 WIB

Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:29 WIB

Operasi Pekat Selama Ramadhan, Aparat Gabungan Tertibkan Tempat Hiburan dan Sita Puluhan Botol Miras

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:00 WIB

Dana Desa Mekarjaya Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Dugaan Pemotongan Anggaran

Senin, 23 Februari 2026 - 16:25 WIB

PB PII Kecam Dugaan Penganiayaan Siswa di Maluku, Desak Listyo Sigit Prabowo Evaluasi Polda

Berita Terbaru