Dana Desa Mekarjaya Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Dugaan Pemotongan Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.Com 24 februari 2026 — Pengelolaan Dana Desa di Desa Mekarjaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, mendapat sorotan tajam dari warga. Sejumlah masyarakat mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran, termasuk dugaan pemotongan dana yang diarahkan pada pengelolaan keuangan desa.

 

Sorotan paling kuat muncul pada pengadaan alat pemadam api ringan (APAR) sebanyak dua tabung dengan nilai anggaran sekitar Rp25 juta. Warga menilai nilai tersebut tidak masuk akal dan meminta penjelasan rinci mengenai spesifikasi barang, proses pengadaan, serta pihak penyedia.

Selain itu, beredar informasi penggunaan dana sekitar Rp100 juta yang disebut berkaitan dengan pembelian sebidang sawah.

 

Ketidakjelasan status pembelian tersebut memicu kecurigaan, terutama karena belum ada penjelasan resmi dari pemerintah desa.

Baca Juga :  HIPMI Garut Gelar Kongkow Bersama Ketua DPRD dan Lantik HIPMI Peduli, Dorong Sinergi Politik-Ekonomi Daerah

Warga menegaskan bahwa Dana Desa merupakan uang publik yang wajib dikelola secara terbuka. Ketertutupan informasi dinilai sebagai bentuk kelalaian serius dalam tata kelola pemerintahan desa.

Pertanyaan juga diarahkan pada peran bendahara desa dalam memastikan alur pencairan dan penggunaan anggaran sesuai prosedur.

 

Masyarakat meminta bukti pertanggungjawaban yang jelas, bukan sekadar penjelasan lisan.

Seorang warga menyebut keterbukaan menjadi langkah mendesak untuk meredam polemik. Tanpa klarifikasi, dugaan penyimpangan dikhawatirkan semakin meluas dan merusak kepercayaan masyarakat.

 

Kontrol publik, menurut warga, merupakan hak masyarakat sekaligus mekanisme penting mencegah penyalahgunaan anggaran. Kritik yang muncul disebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan desa.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Komisi X Hoerudin Amin Soroti Pendidikan Garut, 800 Sekolah Rusak dan Angka Putus Sekolah Tinggi, Minta Pemkab Segera Berbenah

 

Hingga berita ini disusun, pemerintah Desa Mekarjaya belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi kepada pihak desa masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan langsung.

 

Warga juga mendesak pemerintah kecamatan serta inspektorat daerah segera turun tangan melakukan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian penggunaan Dana Desa.

 

Masyarakat menegaskan tuntutan transparansi ini adalah garis tegas: Dana Desa harus dikelola terbuka, akuntabel, dan bebas dari praktik yang merugikan warga. Tanpa keterbukaan, kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa akan terus tergerus.

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru