Cacan Cahyadi SH: Kepatuhan pada AD/ART Kunci Penguatan PPP Jelang Muscab Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 31 Maret 2026  – Praktisi hukum Cacan Cahyadi SH menegaskan bahwa kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) merupakan unsur paling mendasar yang harus dimiliki setiap kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), terutama menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kabupaten Garut. Ia menilai kohesi internal hanya dapat terbangun apabila seluruh kader taat pada aturan organisasi.

 

Cacan menyampaikan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, tetapi momentum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah. Karena itu, pemilihan figur calon ketua DPC harus dilakukan melalui seleksi yang ketat dan terukur. “Jangan ada kompromi soal aturan. AD/ART itu batas yang tidak boleh dilanggar,” tegasnya.

 

Ia menekankan bahwa DPP PPP memiliki kewajiban untuk bersikap tegas dan objektif dalam menentukan siapa yang layak memimpin DPC Garut. Rekam jejak kader, menurutnya, harus menjadi indikator utama, bukan sekadar dinamika politik menjelang kontestasi.

 

“Lihat siapa yang selama ini loyal dan konsisten menjalankan kebijakan partai. Itu ukuran objektif yang tidak dapat diabaikan,” ujarnya.

 

Cacan juga mengingatkan bahwa menjelang Muscab kerap muncul figur yang hanya aktif pada saat kontestasi mendekat, tanpa kontribusi berarti terhadap pembinaan kader atau pengembangan organisasi. Karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap rekam jejak sangat penting. “Flashback itu wajib. Jangan sampai kader yang abai tiba-tiba tampil seolah paling siap,” katanya.

Baca Juga :  Rakerda DPD PKS Garut: Rumuskan Arah Baru Kaderisasi, Ahab Syihabuddin Hadir dengan Buku Kepemimpinan

 

Menyoroti Pilkada Kabupaten Garut sebelumnya, Cacan menegaskan adanya kader PPP yang secara terang-terangan tidak mematuhi garis organisasi. Ia menyebut beberapa kader justru mendukung calon di luar keputusan partai dan melakukan deklarasi terbuka pada pasangan lain. “Ini bukti jelas bahwa mereka tidak taat pada AD/ART dan seruan DPP. Pelanggaran seperti ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa PPP membutuhkan pemimpin daerah yang tidak hanya populer, tetapi juga memahami dan menjalankan nilai-nilai perjuangan partai secara konsisten. Dalam pandangannya, keselarasan antara prinsip dan sikap politik adalah faktor penting untuk membangun kembali kepercayaan publik. “Pemimpin PPP harus berdiri di atas nilai, bukan sekadar kepentingan sesaat,” imbuhnya.

 

Cacan menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap AD/ART bukan hanya persoalan formalitas, tetapi cerminan integritas seorang kader. Pelanggaran terhadap aturan partai, menurutnya, sama saja dengan mengabaikan identitas dan marwah organisasi. “Kalau aturan dilanggar, bagaimana bisa menjaga martabat partai?” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Pameungpeuk Monitoring Evaluasi Material Pasca Longsor

 

Ia juga menilai bahwa konsolidasi internal PPP hanya dapat berjalan efektif jika dipimpin figur yang kuat, disiplin, dan memiliki arah organisasi yang jelas. Pemimpin tersebut, katanya, harus mampu merawat struktur, menjaga kekompakan kader, serta menciptakan stabilitas di tingkat cabang.

 

Cacan meyakini bahwa keberhasilan Musda PPP Garut akan berdampak langsung pada kesiapan partai menghadapi dinamika politik nasional. Kekuatan PPP di tingkat kabupaten/kota menjadi fondasi penting bagi penguatan partai di level provinsi hingga pusat. “Kader daerah yang solid akan menghasilkan mesin politik nasional yang lebih stabil,” jelasnya.

 

Ia menegaskan kembali bahwa DPP PPP memiliki tanggung jawab moral memastikan seluruh proses Muscab berjalan sesuai aturan, transparan, dan bebas intervensi kepentingan yang tidak selaras dengan AD/ART. “Menjaga mekanisme organisasi adalah kunci menjaga kredibilitas PPP,” ungkapnya.

 

Menutup pernyataannya, Cacan mendorong seluruh kader PPP untuk tetap mengedepankan persatuan, kedisiplinan, dan loyalitas. “PPP harus dipimpin oleh figur yang sejalan dengan perjuangan partai. Hanya dengan itu PPP bisa kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di tingkat nasional,” pungkasnya.

Penulis : Hilman

Editor : Tim Nusaharianmedia

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru