Program BSPS Harus Dikawal Ketat, Indikasi Intervensi Politik Mencuat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruangrakyatgarut.id 15/09/2025 — Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kembali menjadi sorotan. Program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki rumah layak huni ini dinilai rawan diselewengkan jika tidak dikawal ketat.

 

Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan, ada dugaan keterlibatan pihak partai politik dalam proses usulan penerima bantuan. Titipan nama dari pengusung partai disebut-sebut ikut memengaruhi mekanisme penentuan calon penerima. Kondisi ini dikhawatirkan membuka ruang permainan anggaran di tingkat desa maupun fasilitator lapangan.

Baca Juga :  Dua Petugas PLN di Cianjur Alami Kecelakaan Kerja, Terkena Sengatan Listrik Saat Pemeliharaan

 

Indikasi ketidaktransparanan juga terlihat dalam proses rekrutmen tenaga fasilitator oleh pihak balai perumahan. Rekrutmen yang terkesan terkoordinasi disebut-sebut untuk mengondisikan jalannya program. Jika benar terjadi, masyarakat berpenghasilan rendah yang seharusnya menjadi penerima manfaat justru berpotensi menjadi korban.

 

Sejumlah potensi penyelewengan yang perlu diwaspadai antara lain:

campur tangan oknum yang mengatasnamakan partai politik dalam penunjukan toko material mitra program;

 

praktik mark up harga bahan material akibat pengkondisian penunjukan toko;

kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi teknis;

Baca Juga :  Siap Sambut Ketua Baru,Kadin Garut Buka Pendaftaran Jelang Mukab VIII

pungutan liar mengatasnamakan partai pengusung;

bangunan rumah tidak sesuai standar karena penggunaan material berkualitas rendah.

 

Pengamat kebijakan publik menilai, tanpa pengawasan serius dari masyarakat sipil dan aparat penegak hukum, program BSPS yang sejatinya bertujuan mulia bisa saja melenceng dan menjadi komoditas politik.

 

Ke depan, publik berharap agar program BSPS dijalankan dengan prinsip tepat sasaran, transparan, dan bebas intervensi politik, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan. (Red)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Berita ini 57 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru