H.Muhammad Rian, Pemilik Pupuk Mandraguna : Edukasi Masyarakat dalam Acara LIBAS yang Bertajuk ” Ngawangkong Ngopi Bareng Tanggung Jawab Manusia Ke Alamnya”

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Gelaran acara Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS) bertema “Ngawangkong Ngopi Bareng Tanggung Jawab Manusia Ke Alamnya” menjadi ajang penting untuk memperkuat kesadaran terhadap pelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan ini, H. Mohammad Rian, pemilik Pupuk Mandraguna, hadir memberikan kontribusinya dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya peran setiap individu dalam menjaga alam.

Sebagai pelopor Pupuk Mandraguna, produk cair asam amino yang ramah lingkungan, H. Rian menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

“Acara ini memberikan peluang untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya berpartisipasi dalam menjaga alam, terutama melalui langkah-langkah kecil seperti penghijauan dan pelestarian lingkungan sekitar,” ungkap H. Rian. Selasa, (14/01/2025).

Lebih lanjut, H. Rian menjelaskan bahwa Pupuk Mandraguna, yang terbuat dari bahan alami dan tidak merusak tanah, menjadi solusi ramah lingkungan bagi pertanian dan penghijauan.

“Kami berharap produk ini bisa memberikan dampak positif untuk ekosistem, serta mendukung masyarakat yang peduli terhadap kelestarian alam,” tambahnya.

Keikutsertaan Pupuk Mandraguna dalam acara LIBAS semakin mempertegas komitmen mereka untuk menginspirasi masyarakat agar lebih peduli terhadap keberlanjutan alam dan mempererat hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitar. (Red)

Baca Juga :  Program P3AI di Desa Cimurah Dikerjakan Profesional, Pengairan Pertanian Diperkuat

Berita Terkait

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang
Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:44 WIB

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Berita Terbaru