DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — DPRD Kabupaten Garut menggelar rapat paripurna dalam rangka mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Kegiatan berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jumat (14/8/2026), dan dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, anggota DPRD, TNI-Polri, kepala perangkat daerah, pimpinan partai politik, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.

 

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina turut hadir dalam agenda tersebut.

 

Rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar.

 

Dalam sambutannya, Aris menegaskan bahwa agenda mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang refleksi sekaligus pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk menerjemahkan makna kemerdekaan melalui kerja dan pengabdian nyata.

 

“Momentum ini bukan hanya untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, menjaga persatuan dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Aris.

 

Kemerdekaan Harus Dimaknai dengan Kerja Nyata

Aris mengatakan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” harus diwujudkan secara konkret dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk melalui penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah.

 

Menurutnya, perjuangan para pahlawan tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan tersebut melalui pembangunan, pelayanan publik, serta kebijakan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :  Polemik Lokasi Picu Gejolak, Sejumlah PAC PPP Garut Soroti Netralitas Muscab

 

“Pembangunan tentu masih memiliki banyak tantangan. Karena itu, semangat kemerdekaan harus kita terjemahkan menjadi semangat untuk bekerja, memperbaiki kekurangan dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

 

Ia pun mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Garut menjadikan momentum kemerdekaan sebagai bahan evaluasi terhadap berbagai persoalan dan tantangan pembangunan yang masih dihadapi daerah.

 

Kenang Jasa dan Perjuangan Pahlawan

Selain mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Aris mengajak seluruh peserta untuk mengenang sekaligus mendoakan para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

“Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk mendoakan para pahlawan yang telah mendahului kita,” ucapnya.

 

Aris menilai kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang menuntut pengorbanan tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa.

 

Karena itu, generasi saat ini, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kemerdekaan dan meneruskan perjuangan tersebut melalui pembangunan serta pengabdian kepada masyarakat.

 

Perkuat Sinergi Pemerintah dan DPRD

Aris juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini turut menjaga keamanan, ketertiban dan kerukunan di Kabupaten Garut.

 

Menurutnya, stabilitas keamanan dan kondusivitas daerah merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan.

 

“Sinergitas seluruh unsur sangat penting. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. DPRD tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus berjalan bersama, karena tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan kesejahteraannya meningkat,” tutur Aris.

Baca Juga :  Musibah Kebakaran Rumah di Babakan Peundeuy Bogor Timur

 

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan politik maupun kepentingan kelembagaan merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi hambatan dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Harapan untuk Kabupaten Garut

 

Lebih lanjut, Aris berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi energi baru bagi Kabupaten Garut untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat pemerataan pembangunan.

 

Ia meminta seluruh pemangku kepentingan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan keputusan yang diambil.

 

“Kita berharap semangat kemerdekaan ini bisa menjadi energi positif bagi seluruh masyarakat Garut. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat gotong royong dan memastikan pembangunan memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Aris juga menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.

 

Menurutnya, pembangunan daerah akan semakin kuat apabila dilandasi keterbukaan, sinergitas dan orientasi yang jelas terhadap kepentingan publik.

 

“Harapan kita tentu Garut semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, pembangunan semakin merata dan pemerintah bersama DPRD dapat terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Rapat paripurna tersebut kemudian dilanjutkan dengan mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari rangkaian Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

 

Momentum tersebut menjadi refleksi bagi seluruh unsur pemerintahan di Kabupaten Garut untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam kerja nyata, kebijakan yang berpihak kepada rakyat, serta pembangunan yang berorientasi pada terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Keluhan Asap Berujung Penutupan Akses TPA Pasirbajing, Pemkab Garut Diminta Turun Tangan
inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman
Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027
Komisi II DPRD Bandung Barat Pelajari Digitalisasi Pajak Daerah di Garut
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Keluhan Asap Berujung Penutupan Akses TPA Pasirbajing, Pemkab Garut Diminta Turun Tangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:51 WIB

inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Berita Terbaru

Umum

inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:51 WIB