Ketua DPRD Garut Aris Munandar,S.P.d: Kami Jajaran DPRD Kabupaten Garut Sampaikan Duka Mendalam Atas Tragedi Ledakan di Cibalong yang Renggut 13 Nyawa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Tragedi ledakan yang mengguncang kawasan Cibalong, Kabupaten Garut, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat, khususnya keluarga para korban. Insiden memilukan tersebut menewaskan 4 anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan 9 warga sipil. Kejadian ini pun mengundang perhatian berbagai pihak, termasuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Aris Munandar, yang menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Aris Munandar menyampaikan duka cita yang mendalam atas kehilangan besar yang dirasakan oleh keluarga korban, institusi TNI, dan masyarakat luas.

“Saya, atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran DPRD Kabupaten Garut, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar TNI AD serta kepada seluruh keluarga korban sipil. Ini adalah luka mendalam yang dirasakan oleh kita semua, bukan hanya oleh keluarga korban, tetapi oleh seluruh masyarakat Garut dan bangsa Indonesia,” ucap Aris dengan nada penuh empati.

Ia menambahkan bahwa musibah ini menjadi pengingat betapa pentingnya kewaspadaan dan penanganan yang tepat terhadap benda-benda berbahaya, terutama yang berada di dekat lingkungan tempat tinggal warga.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Ledakan yang menewaskan banyak orang ini merupakan musibah yang seharusnya dapat dicegah dengan sistem keamanan dan pengawasan yang ketat. Kita semua berharap agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” lanjutnya.

Aris juga menyampaikan harapannya agar para korban yang telah meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian yang sangat berat ini.

“Kami berdoa semoga arwah para pahlawan bangsa dan warga sipil yang menjadi korban diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dalam keadaan husnul khatimah. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami doakan agar diberi kesabaran dan ketegaran menghadapi cobaan besar ini,” tambahnya.

Tak hanya menyampaikan empati, Aris Munandar juga mendorong aparat dan instansi terkait untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan terhadap insiden tersebut. Menurutnya, kejadian ini tidak boleh hanya ditangani secara administratif, melainkan juga harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem keamanan nasional, khususnya terkait pengelolaan bahan peledak atau material berbahaya.

“Kami meminta aparat keamanan, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya untuk segera melakukan investigasi secara profesional dan terbuka. Jangan sampai kejadian seperti ini dibiarkan berlalu tanpa pelajaran. Harus ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyimpanan, pengangkutan, dan penanganan bahan peledak, apalagi jika berada dekat pemukiman,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, mengingat suasana duka yang tengah menyelimuti banyak pihak.

“Di tengah suasana seperti ini, penting bagi kita semua untuk menjaga kondusivitas. Jangan sampai hoaks dan spekulasi liar memperkeruh keadaan. Mari kita jaga suasana agar tetap tenang dan damai, serta saling menguatkan satu sama lain,” imbau Aris.

Sebagai penutup, Ketua DPRD Kabupaten Garut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan para korban dan menjadikan tragedi ini sebagai peringatan akan pentingnya empati sosial dan kesatuan dalam menghadapi musibah.

“Ini saatnya kita bersatu, menunjukkan kepedulian dan solidaritas. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bersama. Semoga kejadian seperti ini menjadi yang terakhir, dan tidak pernah terjadi lagi di bumi Garut yang kita cintai,” pungkas Aris Munandar.

Tragedi ini meninggalkan luka yang dalam di hati masyarakat Garut dan Indonesia. Namun di balik duka, harapan akan perubahan dan perbaikan terus bergema. Semoga langkah-langkah nyata segera diambil, agar nyawa yang telah hilang tidak sia-sia, dan keselamatan masyarakat ke depan bisa lebih terjaga. (Red)
Baca Juga :  Jual Motor Curian di Medsos, Dua Pemuda Malangbong Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat
Audiensi Bersama GAPERMAS, Komisi II DPRD Kabupaten Garut Akan Kawal Ketat Distribusi Pupuk Bersubsidi
Kolaborasi Lintas Sektor, Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Pastikan CSR Bank BJB dan BPR Garut Siap Bangun Rumah Layak bagi Hani,
HAMIDA Garut Deklarasikan Pakta Integritas, Dukung H. Aten Munajat Pimpin DPC PPP
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Kunjungi Lansia 130 Tahun, Ungkap Celah Data Bansos; Ma Onah Jadi Alarm Kebijakan Lansia
SPPG Sindanggalih Karangpawitan Resmi Beroperasi, Siap Layani 2.750 Penerima Manfaat Program MBG
Gelar Sosialisasi Pengawasan 2026, Anggota DPRD Provinsi Jabar H. Ahab Sihabudin Soroti Infrastruktur dan Sistem Lelang
DPD PKS Garut Gelar Tarhib Ramadhan 1447 H, Perkuat Spiritualitas dan Kaderisasi Lewat Tausiyah hingga Bazar Rakyat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:29 WIB

Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat

Senin, 23 Februari 2026 - 15:57 WIB

Audiensi Bersama GAPERMAS, Komisi II DPRD Kabupaten Garut Akan Kawal Ketat Distribusi Pupuk Bersubsidi

Senin, 23 Februari 2026 - 15:16 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor, Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Pastikan CSR Bank BJB dan BPR Garut Siap Bangun Rumah Layak bagi Hani,

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:16 WIB

HAMIDA Garut Deklarasikan Pakta Integritas, Dukung H. Aten Munajat Pimpin DPC PPP

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:07 WIB

Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Kunjungi Lansia 130 Tahun, Ungkap Celah Data Bansos; Ma Onah Jadi Alarm Kebijakan Lansia

Berita Terbaru