Musrenbang RKPD 2027, Camat Karangpawitan Tekankan Pembangunan Berdampak Langsung bagi Kesejahteraan Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Pemerintah Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat kecamatan untuk wilayah Kecamatan Karangpawitan dan Kecamatan Garut Kota. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Selasa (10/2/2026).

Musrenbang ini dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut Drs. Natsir Alwi, M.Si, Asisten Daerah (Asda) I Drs. Bambang Hafidz, M.Si yang mewakili Bupati Garut, anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Golkar H. Iman Alirahman, S.H., M.AI, Camat Karangpawitan Anas Aolia Malik, M.Si, Camat Garut Kota Rena Sudrajat, S.Sos., M.Si, para kepala desa, serta perwakilan masyarakat.


Dalam sambutan dan pemaparannya, Camat Karangpawitan Anas Aolia Malik, M.Si menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan yang merupakan hasil musyawarah tingkat desa dan kecamatan. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Prioritas utama adalah peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung konektivitas wilayah serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Kendaraan Libur Panjang, Satlantas Polres Garut Berlakukan 9 Kali One Way

Usulan prioritas perbaikan infrastruktur jalan mencakup penanganan sejumlah ruas jalan dengan panjang total sekitar satu kilometer. Program tersebut direncanakan melalui perangkat daerah teknis terkait dengan penyesuaian jenis pekerjaan serta penataan kawasan.

Selain infrastruktur jalan, sektor perumahan dan kawasan permukiman juga menjadi perhatian. Di antaranya melalui usulan pembangunan bantuan rumah layak huni sebanyak 20 unit yang diajukan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Usulan lainnya meliputi peningkatan kualitas fasilitas umum dan sosial, serta penataan lingkungan permukiman guna mendukung pengembangan kawasan perdesaan yang berkelanjutan.

Pada sektor produktivitas ekonomi masyarakat, Kecamatan Karangpawitan mengusulkan peningkatan usaha berbasis potensi sumber daya lokal, termasuk pembangunan dan rehabilitasi jalan usaha tani untuk menunjang akses distribusi hasil pertanian.

Dalam rangka peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, juga diusulkan kegiatan pelatihan koperasi dan usaha mikro melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil. Selain itu, pengadaan fasilitas teknologi informasi berupa wifi publik di tingkat RW diusulkan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Juga :  Polsek Banyuresmi Beri Pembinaan dan Penyuluhan di SMP Karya Mudah

Sejumlah program pemberdayaan masyarakat lainnya turut masuk dalam daftar usulan, seperti pengadaan sarana penunjang lingkungan, pembangunan berbasis kewilayahan, serta bantuan permodalan bagi kelompok usaha bersama perempuan rentan sosial ekonomi melalui Dinas Sosial.

Camat Karangpawitan menegaskan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dari musyawarah desa dan kecamatan yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Garut.

“Seluruh usulan ini merupakan hasil musyawarah bersama. Kami berharap dapat diakomodasi sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, DPRD, dan perangkat daerah agar perencanaan pembangunan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Hilman)

Berita Terkait

Sekolah Sungai Cimanuk Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Hari Air Sedunia 2026
Libur Idul Fitri 1447 H, Kebun Binatang Cikembulan Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga di Garut
Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab dan DPRD Dipertanyakan Jelang 31 Maret
DPRD Garut Hadiri Halal Bihalal Tingkat Kabupaten, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pembangunan
Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Garut, Bupati Soroti Masalah Distribusi dan Oknum di Lapangan
Praktisi Hukum Cacan Cahyadi, SH., Warning Dugaan Intervensi Muscab Partai Persatuan Pembangunan Garut, ASN Diminta Tetap Netral
Sapa Warga Berbasis Budaya, H. Aten Munajat Dorong Pelestarian Seni Tradisional Sunda
Padam Saat Darurat, Puskesmas Tarogong Disorot Usai Token Listrik Diduga Habis
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:36 WIB

Sekolah Sungai Cimanuk Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Hari Air Sedunia 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:28 WIB

Libur Idul Fitri 1447 H, Kebun Binatang Cikembulan Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga di Garut

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:16 WIB

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab dan DPRD Dipertanyakan Jelang 31 Maret

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:58 WIB

DPRD Garut Hadiri Halal Bihalal Tingkat Kabupaten, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pembangunan

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:23 WIB

Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Garut, Bupati Soroti Masalah Distribusi dan Oknum di Lapangan

Berita Terbaru