Ngintip Sejarah Garut di Museum R.A.A Adiwidjaja

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garut,Nusaharianmedia.com – Pernah kepikiran pengin tahu seperti apa Garut zaman dulu? Yuk, main ke Museum R.A.A. Adiwidjaja! Tempat ini bukan cuma soal benda-benda kuno, tapi juga penuh cerita seru tentang asal-usul kota dodol ini.

Kenapa Namanya R.A.A. Adiwidjaja?

Nama museumnya diambil dari sosok keren: Raden Adipati Aria Adiwidjaja, bupati pertama Garut. Beliau punya andil besar dalam membentuk wajah Garut seperti sekarang. Jadi nggak heran kalau namanya diabadikan jadi nama museum.

Pindah-Pindah Lokasi Dulu, Lho!

Museum ini nggak langsung punya tempat tetap. Dulu sempat beberapa kali pindah lokasi sebelum akhirnya menetap di titik sekarang—strategis, gampang dijangkau, dan pastinya makin kece buat dikunjungi.

Isi Museumnya Apa Aja, Sih?

Jangan kira cuma barang berdebu aja ya! Di sini banyak koleksi keren yang bisa bikin kamu makin paham sejarah Garut:

Babancong: Spot bersejarah tempat para pemimpin zaman dulu orasi.

Miniatur Rumah Adat: Lihat langsung model rumah khas Garut zaman baheula.

Senjata Tradisional: Ada golok, kujang, dan peralatan perang zaman dulu.

Replika Patung R.A.A. Adiwidjaja: Ikonik banget buat foto-foto!

Rel Kereta Kolonial: Saksi bisu transportasi zaman penjajahan.

Album Foto Jadul Garut: Nostalgia lewat gambar-gambar lawas yang aesthetic banget.

Masalah yang Dihadapi & Harapan Kedepannya

Sayangnya, museum ini masih kurang dapet perhatian. Dana terbatas, pengunjung belum sebanyak yang diharapkan. Tapi tetap semangat, karena harapannya museum ini bisa jadi tempat edukasi yang makin kece dan interaktif! (Red)

Baca Juga :  Polres Garut Gelar Patroli Gabungan untuk Jaga Kondusif di Awal Ramadhan

Berita Terkait

Idul Fitri 1447 H, Ketua DPC PPKHI Garut Tekankan Persaudaraan dan Kepedulian Sosial
Hasil Sidang Isbat: Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
DPD PKS Garut Siapkan Posko Mudik di Cisurupan, Wujud Kepedulian untuk Pemudik
Kurangi Kemacetan Mudik Lebaran, Dedi Mulyadi Salurkan Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut
PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”
Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, KADIN Garut Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama untuk Dorong Kolaborasi Pengusaha Daerah
Perkuat Kebersamaan, HIPMI Garut Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim
“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:52 WIB

Idul Fitri 1447 H, Ketua DPC PPKHI Garut Tekankan Persaudaraan dan Kepedulian Sosial

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:07 WIB

DPD PKS Garut Siapkan Posko Mudik di Cisurupan, Wujud Kepedulian untuk Pemudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:00 WIB

Kurangi Kemacetan Mudik Lebaran, Dedi Mulyadi Salurkan Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:17 WIB

PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:22 WIB

Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, KADIN Garut Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama untuk Dorong Kolaborasi Pengusaha Daerah

Berita Terbaru