Polisi Bongkar Penyalahgunaan Ambulans untuk Mudik di Jalur Malangbong

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Aksi nekat penyalahgunaan kendaraan ambulans untuk mengangkut pemudik berhasil diungkap petugas kepolisian di wilayah Malangbong, Kabupaten Garut, Rabu malam (18/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

 

Kendaraan yang seharusnya digunakan untuk kepentingan medis tersebut kedapatan membawa penumpang dan berbagai barang layaknya angkutan umum.

Peristiwa ini bermula saat petugas Tim Urai Kemacetan Lewo–Malangbong tengah melakukan pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas menuju titik pending. Saat itu, petugas melihat dua unit ambulans melintas beriringan di belakang rombongan tim.

 

Ambulans pertama terlihat membawa pasien sesuai peruntukannya. Namun, ambulans kedua justru menimbulkan kecurigaan karena berjalan beriringan dan diikuti satu unit mobil elf di bagian belakang.

Baca Juga :  Imas Aan Ubudiyah Kecam Dugaan Intimidasi Warga Pengkritik Kebijakan Desa

 

Petugas kemudian menghentikan kendaraan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, ambulans tersebut tidak membawa pasien, melainkan mengangkut sejumlah pemudik beserta barang-barang seperti kasur, sepeda motor, hingga perabotan rumah tangga.

 

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, diketahui kendaraan tersebut juga tidak dilengkapi dokumen yang sah. STNK dalam kondisi kedaluwarsa, sementara pengemudi tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

 

Informasi yang dihimpun, ambulans tersebut berangkat dari Bandung dengan tujuan Panjalu, Kabupaten Ciamis. Aksi pelanggaran ini berhasil dihentikan saat melintas di wilayah Malangbong.

Baca Juga :  Kurangi Kemacetan Mudik Lebaran, Dedi Mulyadi Salurkan Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut

 

Selanjutnya, kendaraan beserta pengemudi dan penumpang diamankan petugas untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyalahgunakan kendaraan khusus seperti ambulans demi kepentingan pribadi, terlebih pada momen arus mudik. Selain membahayakan keselamatan, tindakan tersebut juga berpotensi menghambat layanan darurat yang seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Kalau mau, saya bisa tambahkan kutipan resmi dari pihak polisi biar terasa lebih kuat seperti berita media besar. (**)

Berita Terkait

Hasil Sidang Isbat: Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
Ramadhan Penuh Makna, Garuters Gelar Gerakan Solidaritas untuk Palestina
4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Warga Geger, Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja di Perkebunan Garut
Haji Hendi Kritik Keras Pemanfaatan Lapang Paris, Desak Pemerintah Kembalikan Fungsi Ruang Publik
DPD PKS Garut Siapkan Posko Mudik di Cisurupan, Wujud Kepedulian untuk Pemudik
Satkar Ulama Garut Manfaatkan Harlah ke-56 untuk Konsolidasi dan Penguatan Basis Golkar Menuju 2029
PEMUDA MUHAMMADIYAH KAB GARUT adakan Acara BUKA PUASA DAN I’TIKAF
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:37 WIB

Hasil Sidang Isbat: Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:03 WIB

Ramadhan Penuh Makna, Garuters Gelar Gerakan Solidaritas untuk Palestina

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:49 WIB

Polisi Bongkar Penyalahgunaan Ambulans untuk Mudik di Jalur Malangbong

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:24 WIB

4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:52 WIB

Warga Geger, Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja di Perkebunan Garut

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Warga Geger, Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja di Perkebunan Garut

Kamis, 19 Mar 2026 - 01:52 WIB