Situ Cangkuang Dipilih Sebagai Lokasi Strategis untuk Peringatan Hari Air Sedunia 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Situ Cangkuang, yang kaya akan sejarah dan budaya, telah resmi ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan peringatan Hari Air Sedunia pada pertengahan April 2025. Keputusan ini disepakati dalam rapat pematangan acara yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG), H. Irwan Hendarsyah, SE, atau yang akrab disapa Kang Jiwan.

Menurut Kang Jiwan, pemilihan Situ Cangkuang sebagai lokasi acara bukan tanpa alasan. Selain memiliki nilai historis yang kuat dengan keberadaan Candi Cangkuang dan Kampung Adat Pulo, tempat ini juga menjadi simbol penting dalam pelestarian sumber daya air. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya air sebagai sumber kehidupan serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga kelestariannya,” ujar Kang Jiwan. Rabu,(29/01/2025).

Ketua Umum Kegiatan, DR. H. Ate Susanto, ST., MT., yang memimpin rapat, menegaskan bahwa peringatan Hari Air Sedunia tahun ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat. “Kami ingin acara ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga memberikan edukasi nyata kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Susimey, yang turut hadir sebagai bagian dari kepanitiaan, menjelaskan aspek pendanaan acara. Ia memastikan bahwa anggaran akan digunakan secara efisien untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi hingga pelaksanaan acara utama.

Berbagai program telah disiapkan untuk menyemarakkan peringatan ini, di antaranya lomba kebersihan sungai, kampanye pengelolaan air yang baik, serta workshop edukatif yang akan melibatkan masyarakat setempat. Diharapkan, kegiatan ini dapat membangun kesadaran kolektif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sumber daya air.

“Ini adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi kelestarian bumi kita. Mari bersama-sama merawat air untuk masa depan yang lebih baik,” tutup DR. Ate Susanto. (Rus)

Baca Juga :  Polsek Bungbulang Cek Daerah Aliran Sungai Pasca Hujan Lebat di Kecamatan Mekarmukti

Berita Terkait

Cekcok Retribusi di Pantai Santolo Berujung Penganiayaan, Polsek Cikelet Amankan Terduga Pelaku
Sambut Libur Nataru 2026, TWA Gunung Papandayan Jadi Pilihan Utama Wisata Keluarga
Pantai Sayang Heulang Garut Selatan Siap Sambut Libur Nataru 2026, Destinasi Favorit Wisata Alam Keluarga
Ramai Pendaki dari Luar Garut, Pesona Papandayan Kian Kokoh sebagai Gunung Paling Bersahabat
Brigade PII Garut Gelar Seminar Lingkungan dan Kebencanaan serta Buka Green Leadership Camp 2025
Keadilan Akhirnya Datang: 2.079 Buruh Eks PT Danbi Menang Gugatan Actio Pauliana, Aset Rp16 Miliar Kembali untuk Pekerja
Aris Munandar, S.Pd.I Resmi Dilantik sebagai Ketua ISSI Kabupaten Garut: Wujudkan Masyarakat Sehat dan Garut Hebat
Pemkab Garut Bahas Rencana Car Free Day dan Car Free Night untuk Hidupkan Sektor Pariwisata
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:54 WIB

Cekcok Retribusi di Pantai Santolo Berujung Penganiayaan, Polsek Cikelet Amankan Terduga Pelaku

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:37 WIB

Sambut Libur Nataru 2026, TWA Gunung Papandayan Jadi Pilihan Utama Wisata Keluarga

Sabtu, 20 Desember 2025 - 23:18 WIB

Pantai Sayang Heulang Garut Selatan Siap Sambut Libur Nataru 2026, Destinasi Favorit Wisata Alam Keluarga

Minggu, 16 November 2025 - 18:26 WIB

Ramai Pendaki dari Luar Garut, Pesona Papandayan Kian Kokoh sebagai Gunung Paling Bersahabat

Sabtu, 8 November 2025 - 12:20 WIB

Brigade PII Garut Gelar Seminar Lingkungan dan Kebencanaan serta Buka Green Leadership Camp 2025

Berita Terbaru