Pelantikan PB PII 2026–2028 di Palembang: Semangat “Berjuang dan Mengabdi” Teguhkan Komitmen Persatuan Bangsa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com | Palembang — Tonggak kepemimpinan baru Pelajar Islam Indonesia (PII) resmi dimulai. Pengurus Besar (PB) PII periode 2026–2028 dilantik dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Atyasa Convention Center, Minggu (15/2/2026).

 

Acara pelantikan ini dihadiri jajaran pejabat daerah, tokoh alumni, serta ratusan kader dari tingkat Pengurus Wilayah (PW) hingga Pengurus Daerah (PD) se-Indonesia. Momentum tersebut menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus refleksi atas perjalanan panjang PII sebagai organisasi pelajar yang berdiri sejak 1947.

 

Kehadiran Tokoh dan Stakeholder

Prosesi pelantikan turut disaksikan sejumlah tamu kehormatan, di antaranya:

 

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Kurniawan Abadi, SE., M.M., mewakili Pj. Gubernur Sumatera Selatan.

 

Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol. Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.A., mewakili Kapolda Sumsel.

 

Pemerintah Kota Palembang yang diwakili Dr. Rizal Pahlevi, M.A.

 

Tokoh Keluarga Besar (KB) PII Pusat serta Ketua KB PII Sumsel, Dr. (c) Rizal Samsul, S.H., M.H.

Baca Juga :  Keajaiban Ramadhan : Warung Kemanusiaan di Pamoyanan 1 Bantu Warga yang Membutuhkan

 

Estafet kepemimpinan diserahkan oleh Ketua Umum PB PII demisioner, Abdul Qohar Ruslan, bersama Sekretaris Jenderal Furqan, kepada jajaran pengurus baru. Di antaranya Komandan Brigade Jefri dan Ketua Korpus PII Wati, Melisa.

 

Refleksi Sejarah dan Komitmen Persatuan

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PII yang baru dilantik menekankan pentingnya merefleksikan sejarah panjang PII sebagai organisasi kaderisasi. Ia menegaskan bahwa PII harus tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam memperkuat pendidikan karakter pelajar Indonesia.

 

“PII adalah organisasi pengkaderan. Visi dan misi kita harus terus digaungkan, terutama dalam membentuk karakter pelajar yang berintegritas. Melalui sistem training yang kita miliki, PII menjamin lahirnya pemimpin-pemimpin hebat bagi masa depan bangsa,” tegasnya.

 

Mengutip Surah Ali Imran ayat 103, “Wa’tashimuu bihablillahi jami’an wa laa tafarraqu” (Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai), ia membawa pesan kuat tentang pentingnya ukhuwah dan persatuan.

Baca Juga :  Milad ke-7 Bikers Subuh Akbar Garut: Wujudkan Sinergitas dan Kesantunan di Jalan Raya

 

Beberapa komitmen yang ditegaskan dalam kepemimpinan periode 2026–2028 antara lain:

 

Komitmen Persatuan: Merangkul seluruh kader PII di seluruh Indonesia tanpa terkecuali.

 

Menolak Perpecahan: Menegaskan PII sebagai organisasi yang ramah, bebas dari kebencian, serta tidak menjadikan saling serang sebagai identitas gerakan.

 

Kolektivitas Hasil Muktamar: Menyatakan bahwa hasil Muktamar Nasional adalah milik bersama seluruh kader, bukan kelompok tertentu.

 

Penutup Optimistis

Acara ditutup dengan apresiasi kepada Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) yang sukses menyelenggarakan perhelatan nasional tersebut di Kota Pempek.

 

Dengan semangat “Berjuang dan Mengabdi”, PB PII periode 2026–2028 optimistis menatap masa depan, memperkuat ukhuwah, serta membangun pelajar Indonesia yang berintegritas, berdaya saing, dan siap menjadi pemimpin bangsa.

Berita Terkait

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat
DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat
Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat
Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka
Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan
Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB
Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid
Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:24 WIB

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:08 WIB

DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB

Berita Terbaru