Kejurda Voli U-18 Garut Sukses Digelar, Etalase Talenta Muda Jawa Barat Menuju Level Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 20 April 2026 – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-18 antar klub se-Jawa Barat dalam rangka Piala Bupati Garut 2026 resmi berakhir sukses. Digelar di GOR RAA Adiwidjaya, ajang ini tidak hanya berlangsung kompetitif, tetapi juga menjadi etalase perkembangan atlet muda yang diproyeksikan menuju level nasional.

Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi 56 klub yang berasal dari 14 kabupaten/kota. Jumlah tersebut menjadikan Kejurda tahun ini sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus mencerminkan meningkatnya gairah pembinaan bola voli usia dini di Jawa Barat.

Dari sisi prestasi, klub Tektona tampil sebagai kekuatan dominan dengan menyapu bersih gelar juara di kategori putra dan putri. Capaian tersebut menegaskan konsistensi pembinaan serta kualitas permainan tim sepanjang turnamen.

Selain menjadi ajang perebutan gelar, Kejurda ini juga berperan penting dalam meningkatkan jam terbang para atlet muda. Setiap pertandingan menjadi ruang pembelajaran nyata, baik dari sisi teknik, mental bertanding, maupun pengalaman menghadapi lawan dengan karakter berbeda. Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen ini turut memperkuat kapasitas organisasi PBVSI Garut dalam menggelar event tingkat provinsi secara profesional.

Baca Juga :  Pemdes Sukabakti Bergerak Hadapi Kemarau: Sinergi Petani dan Aparat Jaga Ketahanan Air dan Pangan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, S.IP., M.Si.,  menyampaikan bahwa pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar tanpa hambatan berarti, bahkan menunjukkan peningkatan kualitas dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah kegiatan ini bisa dibilang sukses, berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan Tektona yang mampu mengawinkan gelar juara di sektor putra dan putri.
“Juara satu putra Tektona, putri juga Tektona. Mereka berhasil mengawinkan gelar,” katanya.

Meski demikian, Asep menegaskan perlunya evaluasi, khususnya dalam pembinaan atlet usia muda di Kabupaten Garut. Ia mengakui, sebagai tuan rumah, capaian prestasi lokal masih perlu ditingkatkan.

“Ini menjadi evaluasi, terutama dalam pembinaan kelompok usia. Kita sebagai tuan rumah belum mampu melangkah hingga semifinal. Ke depan, ini harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap para tim terbaik dapat melanjutkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi. Kejurda ini menjadi bagian dari jalur menuju kejuaraan nasional, di mana tim juara dan runner-up berhak melangkah ke jenjang berikutnya.

“Untuk para pemenang, mudah-mudahan bisa membawa nama Jawa Barat di tingkat nasional, baik putra maupun putri,” pungkasnya.

Di luar persaingan tim, kejuaraan ini juga memberikan apresiasi bagi pemain terbaik. Di sektor putra, Rafka Anindya Herdiawan (PBV Victory) terpilih sebagai pemain terbaik laga perebutan peringkat ketiga, sementara Rafa Aditya Yasar (PBV Tektona) menjadi pemain terbaik final. Untuk kategori pemain masa depan Kabupaten Garut, penghargaan diraih Rahman Sumedi Nurrozaq (PBV GMM).

Baca Juga :  Yudha Puja Turnawan Tinjau Korban Kebakaran di Cimuncang, Dorong Kolaborasi Bangun Kembali Rumah Warga

Di sektor putri, Nazhwa Salsabilla Azzahra (PBV Parahyangan) dinobatkan sebagai pemain terbaik laga perebutan peringkat ketiga, dan Davina Anindya Putri (PBV Tektona) menjadi pemain terbaik final. Sementara itu, penghargaan pemain masa depan Kabupaten Garut diraih Aleta Widi Asyifa (PBV Bintang Juku Gakuin).

Untuk kategori tim, juara pertama hingga keempat masing-masing mendapatkan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Juara pertama menerima Rp4 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta, dan juara keempat Rp1 juta.

Kejurda ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pembinaan bola voli di Garut. Tingginya partisipasi dan kualitas pertandingan menjadi indikator bahwa potensi atlet muda di daerah terus berkembang. Dengan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, Garut diharapkan mampu melahirkan atlet yang bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Tim nusaharianmedia

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru