Polsek Pameungpeuk Monitor Program Ketahan Pangan di Kebun Jagung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Polres Garut melalui Polsek Pameungpeuk melaksanakan kegiatan monitoring di lokasi perkebunan jagung yang dikelola oleh masyarakat di wilayah Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Rabu (22/01/2025).

Kegiatan ini dilakukan oleh Bripka Bedi Jubaedi, anggota Polsek Pameungpeuk yang aktif menjadi penggerak program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Perkebunan jagung yang dimonitor terletak di Blok Gege, Kampung Bunisari, RT 01 RW 09, Desa Mancagahar. Selain jagung, lahan ini juga dimanfaatkan untuk penanaman ubi jalar dengan sistem tumpangsari, sehingga hasil pertanian dapat lebih optimal.

Bripka Bedi Jubaedi menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama para petani, sangat penting. Hal ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, mendukung program pemerintah, serta membantu menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami hadir tidak hanya untuk memastikan keamanan dan perlindungan aset, tetapi juga memberikan dukungan kepada petani agar mereka dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian. Dengan demikian, ketahanan pangan di tingkat lokal dapat terjaga, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Bripka Bedi Jubaedi.

Melalui program ini, Polsek Pameungpeuk berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan untuk kegiatan produktif. Selain itu, sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat membantu percepatan penyelesaian masalah serta memastikan keberhasilan program-program pemerintah di sektor pertanian.

Dengan pendekatan yang berkelanjutan dan kolaborasi dari berbagai pihak, ketahanan pangan di Kabupaten Garut diharapkan dapat terjamin, sekaligus membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani setempat. (Panji)

Baca Juga :  Sat Polairud Polres Garut Cek Kapal Asing yang Berlabuh di Perairan Santolo

Berita Terkait

Jelang Idul Fitri, Polres Garut Gelar Apel Siaga Ops Ketupat Lodaya 2026 dan Musnahkan 1.852 Botol Miras serta 704 Knalpot Brong
PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”
“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”
Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut
Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat
Operasi Pekat Selama Ramadhan, Aparat Gabungan Tertibkan Tempat Hiburan dan Sita Puluhan Botol Miras
Dana Desa Mekarjaya Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Dugaan Pemotongan Anggaran
PB PII Kecam Dugaan Penganiayaan Siswa di Maluku, Desak Listyo Sigit Prabowo Evaluasi Polda
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:55 WIB

Jelang Idul Fitri, Polres Garut Gelar Apel Siaga Ops Ketupat Lodaya 2026 dan Musnahkan 1.852 Botol Miras serta 704 Knalpot Brong

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:17 WIB

PMII Soroti 430 Dapur MBG di Garut, Desak Transparansi dan Audit Rantai Pasok, Singgung Dugaan “Penguasa Dapur”

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:42 WIB

“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:52 WIB

Warga Resah, Dugaan Peredaran Obat Terlarang Terjadi Tak Jauh dari Polres Garut

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:29 WIB

Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat

Berita Terbaru