Enam Warga Cibeber Keracunan Jamur Tangkil, Kini Dirawat di RSUD Sayang Cianjur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,Nusaharianmedia.com – Enam warga Kampung Pasir Dogong, Desa Sukaharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur mengalami keracunan setelah mengonsumsi jamur tangkil yang mereka olah sendiri. Insiden ini terjadi pada Senin (10/2/2025) kemarin yang mengakibatkan para korban harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Sayang Cianjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban mengalami gejala mual, muntah, dan demam sekitar pukul 10.00 WIB. Dua jam kemudian, mereka dibawa ke Puskesmas Cibeber untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Sayang.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa jamur tangkil tersebut dikumpulkan dari kebun pribadi dan dimasak dengan cara ditumis. “Mereka mengolah jamur itu dengan bumbu seperti biasa, lalu menyantapnya bersama nasi. Namun, tak lama setelah makan, mereka mulai merasakan gejala keracunan,” ujarnya.

Humas RSUD Sayang, Asep Hilman, membenarkan bahwa enam pasien telah menerima penanganan medis akibat keracunan makanan. “Korban terdiri dari dua keluarga dengan usia beragam, mulai dari 7 hingga 80 tahun. Saat ini, mereka masih dalam perawatan dan mendapat penanganan intensif dari tim medis,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi para pasien masih terus dipantau oleh pihak rumah sakit. Warga sekitar pun diimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi jamur liar guna menghindari kejadian serupa. (Dani.M)

Baca Juga :  Sinergitas untuk Negeri: CV. Bumi Pasir Makmur, TNI, dan Kemenag Bersatu Wujudkan Kepedulian untuk Masyarakat Garut”

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru