LIBAS Serukan Aksi Nyata Pemkab Garut dalam Mengatasi Krisis Lingkungan dan Tambang Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk segera bertindak tegas dalam menangani krisis lingkungan yang kian mengkhawatirkan.

Ketua LIBAS, Tedi Sutardi, menyoroti semakin maraknya aktivitas tambang ilegal yang berdampak buruk terhadap ekosistem dan keberlangsungan lingkungan.

“Kami dari LIBAS meminta Pemkab Garut untuk tidak lagi menunda langkah konkret dalam menangani krisis lingkungan serta memberantas tambang ilegal yang semakin merusak alam,” tegas Tedi, Kamis (13/03/2025).

Ia menambahkan bahwa berbagai permasalahan lingkungan di Garut, seperti deforestasi, pencemaran sungai, dan pengelolaan sampah yang buruk, harus segera mendapat perhatian serius. Jika dibiarkan tanpa tindakan nyata, dampaknya bisa semakin luas, mengancam kesehatan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya alam.

Tedi juga menekankan pentingnya penegakan regulasi lingkungan secara ketat serta implementasi kebijakan yang berdampak langsung. Selain itu, ia menyoroti perlunya upaya penghijauan kembali di area yang telah mengalami kerusakan akibat eksploitasi berlebihan.

“Kami tidak ingin sekadar mendengar janji, tetapi menunggu aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.

Selain mendesak pemerintah, LIBAS juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, kesadaran kolektif sangat diperlukan agar permasalahan ini dapat diatasi secara bersama-sama.

“Kita semua harus terlibat. Jangan hanya bergantung pada pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat harus turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya.

LIBAS berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan lingkungan di Garut dan siap mengambil langkah lebih lanjut jika Pemkab tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah ini. (Red)

Baca Juga :  Ahirudin Yunus Soroti Satgas Premanisme: Ketertiban Tak Boleh Mengorbankan Kebebasan

Berita Terkait

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
TAK ADA ANGGARAN DI APBD 2026, PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT GARUT TERANCAM TERTUNDA, ANGGOTA KOMISI IV DPRD MINTA PEMKAB TERBUKA
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:25 WIB

Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB