Ketika Hadir Bukan Sekedar Ada : Merenungi Arti Persahabatan yang Tulus Memang Sukar Dicari

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

(Oleh: Pejabat Kelas Bawah Perintah Kaki Orang)

Tak semua yang hadir layak disebut kawan. Ada yang datang saat mereka butuh, lalu menghilang saat kita berharap ditemani. Mereka bukan sahabat, hanya persinggahan sementara dalam perjalanan hidup kita.

Kita sering tertipu oleh perhatian instan yang ternyata hanya berakar pada kepentingan. Mereka pandai mencari saat perlu, tapi asing saat kita sendiri. Relasi seperti ini membuat kita bertanya-tanya: adakah yang benar-benar tulus hadir?

Kawan sejati tak datang dengan syarat. Mereka tetap ada, bahkan ketika kita tak punya apa-apa untuk ditawarkan. Mereka menghargai, bukan sekadar memanfaatkan. Dan karena itulah, kehadiran mereka menjadi harta yang langka dan berharga.

Di dunia yang cepat berubah ini, persahabatan sejati justru jadi kemewahan. Maka bijaklah memberi tempat bagi orang-orang dalam hidupmu. Jangan hanya lihat siapa yang hadir saat senang, tapi lihat siapa yang tetap tinggal saat kamu rapuh.

Dan yang paling penting, mari kita pun menjadi pribadi yang layak dipercaya dan dihargai. Karena persahabatan yang sehat tumbuh dari dua hati yang saling memberi, bukan dari satu yang terus meminta.

Pada akhirnya, yang paling membekas bukan berapa banyak teman yang kita punya, tapi siapa yang memegang tangan kita saat dunia terasa runtuh.

Baca Juga :  Membangun Karakter Generasi Muda : Investasi untuk Masa Depan Bangsa

Berita Terkait

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
TAK ADA ANGGARAN DI APBD 2026, PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT GARUT TERANCAM TERTUNDA, ANGGOTA KOMISI IV DPRD MINTA PEMKAB TERBUKA
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan Wujudkan Nilai Pancasila Lewat Aksi Kemanusiaan, Hidupkan Semangat Gotong Royong di Hari Lahir Bung Karno Melalui Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Dugaan Beking Peredaran Obat Keras Ilegal Mengemuka, Intimidasi Pelapor Dikecam
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:25 WIB

Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:44 WIB

Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB