Ancaman Pergeseran Tanah di Cibabat Meluas, Warga Tetap Antisipasi dan Siaga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi,Nusaharianmedia.com – Warga RT 04 RW 19, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, masih diliputi kekhawatiran akibat bencana pergeseran tanah yang belum mereda. Setelah dua rumah rusak pada Senin pagi (07/04/2026), kini jumlah bangunan terdampak bertambah menjadi empat, sementara sepuluh rumah lainnya teridentifikasi dalam zona rawan.

Pergeseran tanah pertama kali terjadi pada Senin pagi, memicu kerusakan parah pada dua rumah warga. Kini, rumah milik Indra dan satu unit lainnya di bagian bawah ikut terdampak. Indra, salah satu korban, berharap bantuan segera diberikan.

“Kalau pun harus relokasi, saya siap. Tapi kami butuh bantuan darurat dulu, seperti sembako untuk bertahan,” ujarnya. Selasa,(08/04/2025).

Kekhawatiran warga semakin besar lantaran adanya bangunan tiga lantai yang berdiri di area tertinggi. Jika bangunan itu ambruk, puluhan rumah di bawahnya bisa ikut menjadi korban.

Ketua RT setempat, Hendi, mendesak pemerintah untuk turun tangan dengan cepat.

“Warga mulai panik. Kami butuh langkah konkret dari BPBD dan Pemkot Cimahi sebelum bencana makin meluas,” katanya.

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Cimahi, Kang Panji, mengonfirmasi kondisi tersebut. Menurutnya, evakuasi warga sudah dilakukan di sekitar titik paling rawan.

“Ini bukan akibat gempa, tapi karena tanah yang labil. Kami fokus pada keselamatan warga dan terus mengimbau mereka menjauhi lokasi,” jelas Panji.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sistem mitigasi dari tingkat kelurahan hingga RT. “Kami sudah mulai sosialisasi dan terus memantau kondisi. Kajian sementara menunjukkan perlunya penguatan dari semua lini,” tambahnya.

Saat ini, warga masih siaga menunggu tindakan lanjut dari pemerintah. Harapan mereka sederhana: bantuan segera datang, dan tidak ada korban jiwa dari bencana yang terus mengintai ini.( Achmad Syafei)

Baca Juga :  Adu Banteng di Cicalengka, Mobil Dinas Camat Pamengpeuk Tabrakan dengan Angkutan Umum, Satu Luka Serius

Berita Terkait

Dugaan Penggunaan Tanah Non-Wakaf oleh SDN 4 Wanajaya yang Belum Terselesaikan
Wakil Ketua DPRD Garut Apresiasi Dedikasi Kadis DPMD di Acara Kuramasan dan Paturay Tineung
Lingkungan Garut Kian Kritis, FPLG Minta TJSL Perusahaan Tak Sekadar Formalitas, Dorong Perbup Penguatan Pelaksanaan
Musrenbang RKPD 2027, Camat Karangpawitan Tekankan Pembangunan Berdampak Langsung bagi Kesejahteraan Warga
TPT Baru Sebulan Dibangun Ambruk, Proyek Aspirasi DPRD Disorot Warga
Sinergi RENTAN, WBI, dan BPBD Garut Wujudkan Mitigasi Longsor Berbasis Gotong Royong
DPC PDI Perjuangan Garut Peringati Hari Pers Nasional 2026 dengan Makan Siang Bersama Jurnalis
Peringati Hari Pers Nasional, Ayi Suryana Tegaskan Pers Pilar Bangsa dan Penjaga Demokrasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:51 WIB

Dugaan Penggunaan Tanah Non-Wakaf oleh SDN 4 Wanajaya yang Belum Terselesaikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:32 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Apresiasi Dedikasi Kadis DPMD di Acara Kuramasan dan Paturay Tineung

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:32 WIB

Lingkungan Garut Kian Kritis, FPLG Minta TJSL Perusahaan Tak Sekadar Formalitas, Dorong Perbup Penguatan Pelaksanaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Camat Karangpawitan Tekankan Pembangunan Berdampak Langsung bagi Kesejahteraan Warga

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:11 WIB

TPT Baru Sebulan Dibangun Ambruk, Proyek Aspirasi DPRD Disorot Warga

Berita Terbaru