Garut,Nusaharianmedia.com – Kolaborasi strategis antara Ketua Pemuda Tani Kabupaten Garut, H. Mochammad Rian, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, membuahkan hasil yang mengesankan.
Dari lahan pertanian seluas 1.400 meter persegi atau sekitar 100 tumbak, hasil panen yang semula hanya 600 kilogram berhasil melonjak menjadi 1.389 kilogram.
Peningkatan hampir dua setengah kali lipat ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara generasi muda dengan kelembagaan desa bukan hanya wacana, melainkan solusi konkret untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
“Alhamdulillah, panen kali ini luar biasa. Ini bukti bahwa jika pemuda diberi ruang dan difasilitasi dengan baik, maka hasilnya akan berdampak langsung pada ekonomi desa,” ujar H. Mochammad Rian, Kamis (10/04/2025).
Rian juga menyampaikan bahwa gerakan ini bukan hanya soal peningkatan hasil panen, tapi juga soal membangun semangat kebersamaan dan kemandirian di kalangan pemuda desa. Ia berharap pola kemitraan seperti ini bisa diadopsi oleh desa-desa lain di Garut.
Senada, Kepala Desa Sukabakti, Wawan Gunawan, menyatakan bahwa sejak awal BUMDes diarahkan untuk menjadi lokomotif penggerak ekonomi lokal, termasuk sektor pertanian yang selama ini menjadi kekuatan desa.
“Kami percaya, jika potensi pertanian dikelola secara profesional dan melibatkan pemuda, maka desa akan makin mandiri dan berdaya saing. Hasil panen yang meningkat ini hanyalah salah satu indikatornya,” tutur Wawan.
Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan peran aktif generasi muda demi menciptakan ketahanan pangan dari desa, oleh desa, dan untuk desa.
Keberhasilan ini menjadi contoh inspiratif bagaimana kolaborasi yang dirancang dengan visi dan strategi yang jelas dapat menghasilkan dampak nyata, sekaligus memperkuat posisi desa sebagai pusat pembangunan yang berkelanjutan. (DIX)