Aktivis Sekaligus Orang Tua Siswa, Jajang Erwan, Pertanyakan Dana BOS di SDIT An-Nur Cilawu

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com 26/08/2025— orang tua siswa mempertanyakan transparansi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDIT An-Nur Cilawu. Salah seorang wali murid sekaligus aktivis, Jajang Erwan, menyoroti pengelolaan bantuan tersebut yang dinilai belum jelas dan menuntut adanya keterbukaan dari pihak sekolah.

 

Menurut Jajang, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, dana BOS seharusnya digunakan sepenuhnya untuk mendukung kegiatan serta operasional sekolah.

 

Namun kenyataannya masih ada orang tua yang harus membeli sejumlah buku pelajaran dan kebutuhan lain yang seharusnya dapat ditanggung oleh dana BOS.

Baca Juga :  Keajaiban Ramadhan : Warung Kemanusiaan di Pamoyanan 1 Bantu Warga yang Membutuhkan

“Jangan jadikan pendidikan sebagai ladang bisnis. Dana BOS itu hak anak-anak untuk menunjang kegiatan belajar, jadi penggunaannya harus jelas dan terbuka,” tegas Jajang.

 

Pihak sekolah sendiri, menurut informasi, telah mengajak orang tua siswa untuk duduk bersama dan membicarakan persoalan ini. Meski begitu, Jajang menilai bahwa transparansi bukan hanya soal komunikasi, melainkan kewajiban yang harus dijalankan secara terbuka dan akuntabel.

 

Ia menambahkan, keterbukaan pihak sekolah kepada orang tua murid adalah hal mutlak agar pengelolaan dana BOS bisa terang benderang dan tidak menimbulkan kecurigaan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Garut,Aris Munandar,S.P.d.: Siap Mendukung Penuh Gerakan Penanaman Pohon Bersama RAGAP di DAS Cimanuk

 

“Kalau transparan, kami sebagai orang tua yakin tahapan belajar mengajar benar-benar menjadi prioritas utama, bukan yang lain,” ungkapnya.

Namun kenyataan nya sekolah harus serba bayar , mulai dari buku hingga kegiatan lain nya , Buku dan SPP

 

Para orang tua menekankan bahwa transparansi dana BOS bukan hanya sebatas tuntutan, melainkan juga hak publik untuk mengetahui. Mereka memperingatkan, apabila pihak sekolah tidak segera memberikan penjelasan rinci dan terbuka, maka tidak menutup kemungkinan permasalahan ini akan dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai aturan.

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut Suprih Rozikin: Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut Jadikan Momentum Kebangkitan dan Penguatan Pembangunan
Pelantikan Pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Garut Periode 2026–2027
Aktivis Muda Garut Soroti Dugaan Monopoli Proyek “G.1”, Desak Transparansi dan Klarifikasi Terbuka
Forum Nasional Pelita Intan Muda 2026 Satukan Ribuan Relawan dalam Deklarasi Gerakan Kebermanfaatan
Tragedi Remaja di Bandung Barat, Dua Pelaku Ditangkap di Garut
H aceng malki Selamat Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut, 
Pelantikan PB PII 2026–2028 di Palembang: Semangat “Berjuang dan Mengabdi” Teguhkan Komitmen Persatuan Bangsa
SPPG Sindanggalih Karangpawitan Resmi Beroperasi, Siap Layani 2.750 Penerima Manfaat Program MBG
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:56 WIB

Anggota DPRD Garut Suprih Rozikin: Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut Jadikan Momentum Kebangkitan dan Penguatan Pembangunan

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:30 WIB

Pelantikan Pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Garut Periode 2026–2027

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:52 WIB

Aktivis Muda Garut Soroti Dugaan Monopoli Proyek “G.1”, Desak Transparansi dan Klarifikasi Terbuka

Senin, 16 Februari 2026 - 20:00 WIB

Forum Nasional Pelita Intan Muda 2026 Satukan Ribuan Relawan dalam Deklarasi Gerakan Kebermanfaatan

Senin, 16 Februari 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Remaja di Bandung Barat, Dua Pelaku Ditangkap di Garut

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Tragedi Remaja di Bandung Barat, Dua Pelaku Ditangkap di Garut

Senin, 16 Feb 2026 - 18:50 WIB