Indra Kristian Tekankan Komitmen, PKS Akan Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan dalam Reses 

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indra Kristian, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 di Madrasah Azalea, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Senin (13/10/2025).

 

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus dan kader PKS, termasuk perwakilan DPC dan DPRA PKS Pasirwangi, serta masyarakat sekitar. Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh antusiasme ketika warga serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang mereka hadapi di lapangan.

 

Beragam persoalan mencuat dalam pertemuan tersebut, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, kesulitan mendapatkan pupuk, hingga tantangan akses permodalan dan pelatihan bagi pelaku UMKM.

 

Dalam sambutannya, Indra Kristian menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

 

“PKS selalu berkomitmen memperjuangkan ekonomi kerakyatan. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami dorong agar ditindaklanjuti melalui kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam pemberdayaan UMKM,” ujar Indra Kristian.

Baca Juga :  Pegawai Lebih Profesional, Layanan Perumda Tirta Intan Garut Siap Hadapi 2025

 

 

 

Selain membahas persoalan ekonomi rakyat, reses ini juga menjadi ajang konsolidasi dan penguatan struktur partai di tingkat kecamatan. Para pengurus DPC dan DPRA PKS menekankan pentingnya peran wakil rakyat sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah.

 

Menanggapi berbagai keluhan dan usulan, Indra menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi, baik mengenai infrastruktur, pupuk, permodalan, maupun pelatihan UMKM, akan menjadi bahan penting untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

 

“Semua masukan dari masyarakat ini akan kami tindaklanjuti dan perjuangkan di DPRD. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di Garut berjalan berkeadilan dan berpihak pada ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

 

 

Indra juga berharap adanya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan legislatif agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.

Baca Juga :  Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah

 

Ia menutup kegiatan dengan mengajak seluruh peserta untuk tetap solid dan berperan aktif dalam pembangunan daerah, terutama dalam memperjuangkan ekonomi rakyat kecil.

 

“Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, terutama terkait kebutuhan dasar seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Semua masukan ini akan kami perjuangkan di tingkat kebijakan,” pungkas Indra.

 

 

Suasana reses berlangsung akrab dan partisipatif. Warga dengan antusias menyampaikan beragam usulan, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, peningkatan bantuan usaha mikro, hingga dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan.

 

Melalui kegiatan ini, Indra berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara wakil rakyat dan konstituennya, sehingga program pembangunan di Kabupaten Garut benar-benar berpihak pada masyarakat dan memperkuat ekonomi kerakyatan. (Hilmam)

 

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru