Ketua DPRD dan Bupati Garut Terima Aspirasi FPP Terkait Penguatan Pesantren

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Garut menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten dan DPRD Garut di Gedung DPRD, Rabu (22/10/2025). Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, S.Pd.I, didampingi anggota Komisi I DPRD Garut Luqi Sa’adilah Farindani, SE. yang juga Ketua Fraksi PKB. Hadir pula Bupati Garut, Dr, Ir Abdusyakur Amin, Meng, IPU,. Sekretaris Daerah, H. Nurdin Yana Mh Kepala Kesbangpol, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Garut.

 

Dalam audiensi tersebut, FPP menyampaikan sejumlah aspirasi dan keluhan terkait minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap pondok pesantren. Padahal, santri selama ini menjadi salah satu tagline utama dalam visi keagamaan Bupati Garut.

 

Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh dan perwakilan pondok pesantren yang hadir. Ia menilai, forum ini menjadi ruang dialog penting untuk memperkuat sinergi antara pesantren dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Peredaran Obat Keras Ilegal Merambah Pedesaan, Aktivis Muda Pasirwangi Angling Kusumah, S.M., Desak APH Berantas Pengedar Tanpa Kompromi

“Alhamdulillah, kami sudah menerima audiensi hari ini. Tadi semua tuntutan sudah disampaikan dan kami telah memfasilitasi pertemuan ini, termasuk menghadirkan Pak Bupati langsung. Kami sangat mengapresiasi atas kehadiran beliau,” ujar Aris Munandar.

 

 

Aris menegaskan, hasil dari audiensi tersebut menghasilkan kesepahaman bersama untuk meningkatkan perhatian terhadap pesantren di Garut. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen memberikan bantuan untuk pengembangan pesantren, baik berupa insentif bagi para pengasuh maupun penguatan sarana dan fasilitas pesantren.

 

“InsyaAllah nant ada bantuan yang akan diarahkan untuk pengembangan pesantren dan insentif bagi guru ngaji. Namun tentu, kami harus menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku, apakah bentuknya hibah atau insentif. Jangan sampai niat baik ini justru salah dalam pelaksanaan,” jelas Aris.

Baca Juga :  Bikin Geram, Warga Kecewa, Pelayanan Sertifikat Tanah di BPN Garut Dinilai Lamban dan Tidak Transparan

 

 

Terkait penyempurnaan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren, Aris menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah. Ia menyebut, Bupati Garut nantinya akan mengundang perwakilan pesantren dan berbagai elemen masyarakat untuk membahas isi dari regulasi tersebut.

 

“Kita sudah punya Perda sebelumnya, namun teman-teman pesantren mengusulkan penyempurnaan. Itu akan dibicarakan lebih lanjut bersama Pak Bupati dan pihak terkait,” ujarnya.

 

 

Sementara itu, Bupati Garut dalam kesempatan yang sama menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat dukungan terhadap dunia pesantren sebagai salah satu pilar pendidikan dan moral di Kabupaten Garut.

 

Audiensi yang berlangsung kondusif tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dalam bentuk langkah teknis lintas instansi, agar bantuan dan perhatian terhadap pesantren dapat segera direalisasikan secara tepat sasaran dan sesuai aturan. (Hilman)

Berita Terkait

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat
DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat
Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat
Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka
Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan
Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB
Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid
Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:24 WIB

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:08 WIB

DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB

Berita Terbaru