Akses Wisata Rusak Parah, Warga Keluhkan Kondisi Jalan dan Banjir di Jalur Menuju Situ Cangkuang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Warga Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, menyuarakan keluh kesah atas kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Kampung Cipedes ke kawasan objek wisata andalan, Situ Cangkuang.

Jalur yang seharusnya menjadi akses vital bagi pengunjung dan warga setempat justru kini berubah menjadi sumber masalah akibat kerusakan parah dan genangan banjir yang terus berulang setiap musim hujan tiba.

Kerusakan paling parah terjadi di titik-titik sepanjang jalan utama desa yang mengarah ke situs bersejarah tersebut. Jalanan yang berlubang, permukaan yang tidak rata, dan genangan air yang tak kunjung surut menciptakan suasana yang tidak hanya tidak nyaman, tetapi juga berbahaya bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Menurut Asep Saefudin, salah satu warga Kampung Cipedes, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Ia menyebutkan bahwa penyebab utama terjadinya banjir dan kerusakan jalan adalah saluran drainase yang tidak berfungsi optimal. “Drainasenya tersumbat, jadi air hujan tidak mengalir ke saluran. Akhirnya tergenang di jalan, dan membuat aspal cepat rusak,” jelas Asep saat ditemui di lokasi. Selasa, (22/04/2025).

Banjir yang terjadi di jalan tersebut bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan. Asep mengaku sudah sering menyaksikan pengendara motor terjatuh akibat jalan yang licin dan tertutup air.

“Sering ada yang jatuh, apalagi kalau malam. Lubangnya nggak kelihatan, airnya nutupin semua,” katanya prihatin.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran tidak hanya bagi warga, tetapi juga pelaku usaha dan pengelola wisata. Akses yang sulit dijangkau dikhawatirkan akan menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Situ Cangkuang, salah satu ikon wisata budaya dan sejarah Garut yang terkenal dengan keberadaan makam Embah Dalem Arief Muhammad dan cagar budaya Candi Cangkuang.

“Kalau akses ke tempat wisata saja rusak begini, siapa yang mau datang? Ini bukan hanya merugikan kami sebagai warga, tapi juga pemerintah daerah dari sisi pemasukan sektor pariwisata,” tambah Asep.

Warga berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan dan melakukan perbaikan secara menyeluruh. Mereka menuntut tidak hanya penambalan jalan yang bersifat sementara, tetapi juga pembenahan sistem drainase yang mampu mengatasi limpahan air saat musim hujan.

Menanggapi keluhan tersebut, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Kecamatan Leles maupun Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Garut.

Namun warga berharap aspirasi mereka segera mendapat perhatian, mengingat pentingnya jalur tersebut bagi mobilitas warga dan pengembangan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.

Situasi ini mencerminkan pentingnya perencanaan dan pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan. Jika dibiarkan terlalu lama, bukan hanya warga yang akan dirugikan, tetapi juga citra daerah sebagai tujuan wisata unggulan bisa ikut tercoreng. (Eldy)

Baca Juga :  DPRD Garut Terima Audiensi FAGAR, Siap Carikan Solusi bagi Status dan Kesejahteraan Guru Honorer

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru