Dukung Program Nasional, Desa Mekarjaya Bangun Gerai Koperasi Merah Putih

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusagarianmedia.com  – Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan kemandirian ekonomi desa berbasis koperasi sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden Republik Indonesia.

 

Peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Garut, perwakilan Dandim 0611/Garut yang bertindak sebagai pengawas KDMP, jajaran Polsek Tarogong Kaler, unsur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta pengurus Koperasi Desa Merah Putih Mekarjaya.

Kepala Desa Mekarjaya, Asep Setiawan, S.IP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam menyukseskan program unggulan nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Ia mengungkapkan, meskipun di Kabupaten Garut saat ini terdapat sekitar 94 desa yang telah atau sedang menjalankan program Koperasi Desa Merah Putih, Desa Mekarjaya berupaya mengambil langkah cepat agar program tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  PAMULA Beri Apresiasi Tinggi: “Gerakan LIBAS di Puncak Rabbani Adalah Contoh Nyata Gotong Royong Hijaukan Garut”

 

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama Koperasi Desa Merah Putih di Mekarjaya. Ini adalah bentuk keseriusan pemerintah desa bersama BPD dan pengurus koperasi untuk mendukung penuh program nasional,” ujar Asep.

 

Ia menambahkan, pembangunan gerai koperasi ditargetkan dapat selesai dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan, dengan catatan tidak terdapat kendala teknis di lapangan. Menurutnya, keberadaan gerai koperasi sangat penting sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

 

Terkait pengelolaan koperasi, Asep menjelaskan bahwa KDMP Mekarjaya akan dikembangkan sesuai dengan potensi lokal desa. Sektor pertanian dan peternakan dipilih sebagai fokus utama, mengingat kedua sektor tersebut merupakan mata pencaharian mayoritas warga Mekarjaya.

 

“Jika fokusnya pertanian, maka kebutuhan petani seperti pupuk, sarana produksi, hingga distribusi hasil panen harus tersedia di koperasi. Begitu juga di sektor peternakan, koperasi harus hadir untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Dorong Pelayanan Prima,Wabub Putri Soroti Transparansi dan Efisiensi di PDAM Garut

 

Untuk aspek pendanaan dan pembangunan infrastruktur, pemerintah desa masih menunggu kepastian lanjutan, termasuk peluang kemitraan dengan pihak terkait seperti Agrenas dan Infrastruktur Karya. Selain itu, unsur TNI turut dilibatkan dalam pengawasan guna memastikan pembangunan dan pengelolaan koperasi berjalan sesuai ketentuan.

 

Saat ini, Koperasi Desa Merah Putih Mekarjaya telah memiliki sekitar 500 anggota yang berasal dari masyarakat desa setempat. Keberadaan koperasi ini diharapkan mampu menjadi wadah ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

 

Di akhir sambutannya, Asep Setiawan menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas kebijakan nasional Koperasi Desa Merah Putih. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi desa di seluruh Indonesia.

 

“Ini adalah kepentingan masyarakat Indonesia. Tugas pemerintah desa harus jeli dan kreatif, termasuk menyiapkan lahan, baik milik desa maupun melalui skema lain, agar koperasi dapat berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Hil)

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru