Evakuasi Cepat Bus Mogok di Leuweung Tiis,Satlantas Polres Garut Melalui Unit Turjagawali Tuai Apresiasi Pengguna Jalan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sebuah bus penumpang mengalami mogok di tanjakan Leuweung Tiis, jalur utama penghubung Garut dan Bandung, Kamis pagi (29/05/2025). Insiden ini sempat menghambat arus lalu lintas di kawasan yang dikenal rawan gangguan kendaraan karena kontur jalannya yang menanjak dan berkelok tajam.

Namun, berkat respons cepat dari Unit Turjagawali Satuan Lalu Lintas Polres Garut, situasi dapat segera diatasi tanpa menyebabkan kecelakaan maupun kemacetan berkepanjangan.

Kanit Turjagawali, IPDA Ade Sulaeman, yang memimpin langsung penanganan di lapangan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.30 WIB. Laporan menyebutkan ada sebuah bus besar yang terhenti di tengah tanjakan karena masalah teknis pada mesin.

“Kami langsung menurunkan tim ke lokasi begitu laporan diterima. Jalur Leuweung Tiis ini sangat vital dan rawan karena selain menanjak, jalurnya sempit dan sering dilalui kendaraan besar. Jika ada kendaraan yang mogok, maka potensi kemacetan sangat tinggi, belum lagi risiko kecelakaan sekunder,” jelas IPDA Ade saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, setelah petugas tiba, langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan pengamanan di sekitar titik mogok untuk mencegah kecelakaan beruntun. Petugas kemudian mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup sambil menunggu proses evakuasi kendaraan selesai.

Bus yang mogok diketahui membawa sejumlah penumpang yang hendak menuju Bandung. Beruntung, tidak ada kepanikan berarti di antara penumpang.

Sementara,mereka segera diarahkan keluar dari bus dan ditampung sementara di bahu jalan yang aman, sembari menunggu armada pengganti dari perusahaan otobus terkait.

Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan kendaraan derek yang dikerahkan dari arah Garut kota. Dalam waktu kurang dari satu jam, bus berhasil dipindahkan ke lokasi aman dan jalur Leuweung Tiis kembali bisa dilalui dua arah.

Kondisi Rawan, Pengemudi Diimbau Lebih Waspada

IPDA Ade Sulaeman juga menekankan pentingnya kesiapan teknis kendaraan sebelum melintasi jalur-jalur kritis seperti Leuweung Tiis. Ia menyebut bahwa banyak pengemudi yang mengabaikan pemeriksaan rutin kendaraan, terutama sebelum menempuh perjalanan jauh dan melintasi medan berat.

“Kami mengimbau seluruh pengemudi, terutama pengendara bus dan truk, agar benar-benar memastikan kondisi rem, mesin, dan transmisi dalam keadaan prima sebelum melewati jalur ini. Jalur Leuweung Tiis bukan hanya menanjak, tapi juga memiliki banyak tikungan tajam. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” tegasnya.

Menurut catatan Satlantas Polres Garut, jalur Leuweung Tiis memang termasuk dalam zona merah gangguan lalu lintas. Dalam tiga bulan terakhir, setidaknya telah terjadi lima kasus kendaraan mogok atau tergelincir di lokasi ini, sebagian besar melibatkan kendaraan besar.

Selain itu, IPDA Ade juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif melapor jika melihat potensi gangguan lalu lintas di wilayah mereka.

“Kerja sama masyarakat sangat kami butuhkan. Laporan yang cepat bisa menyelamatkan nyawa. Kami juga terus tingkatkan patroli, terutama di jam-jam rawan,” tambahnya.

Pengguna Jalan Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Aksi sigap petugas Satlantas Polres Garut menuai pujian dari sejumlah pengguna jalan yang sempat tertahan akibat insiden ini. Salah satunya, Yanto (45), pengemudi mobil pribadi asal Tasikmalaya, mengaku awalnya khawatir akan terjebak macet panjang.

“Tadi sempat berhenti karena lihat ada bus besar mogok di tengah jalan. Tapi petugas cepat sekali datang dan langsung atur arus. Nggak lama jalanan sudah bisa dilewati lagi. Salut buat polisi Garut,” ujarnya.

Pujian serupa datang dari sopir truk barang bernama Dedi (38), yang mengaku sering melintas jalur tersebut. Menurutnya, penanganan cepat seperti ini jarang terjadi di daerah rawan lainnya.

“Biasanya kalau ada yang mogok, kita nunggu berjam-jam. Tapi tadi, baru sebentar sudah ada polisi yang atur. Ini bagus banget. Harus terus dipertahankan,” terangnya.

Komitmen Terus Jaga Kelancaran dan Keselamatan Jalan

Kegiatan pengamanan dan evakuasi kendaraan mogok ini menjadi bagian dari komitmen jajaran Satlantas Polres Garut dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di wilayah rawan.

Dalam waktu dekat, IPDA Ade menyebut pihaknya akan menggencarkan kembali edukasi keselamatan berkendara kepada para pengemudi kendaraan umum dan logistik, bekerja sama dengan perusahaan transportasi dan komunitas sopir.

“Kami tidak hanya bertindak saat kejadian, tapi juga terus mendorong upaya pencegahan. Sosialisasi keselamatan, pemeriksaan kendaraan rutin, hingga pelatihan mengemudi di medan ekstrem akan terus kami galakkan,” tutupnya.

Dengan evakuasi yang cepat, tidak hanya potensi kemacetan bisa dicegah, tapi juga membuktikan bahwa kehadiran polisi di lapangan memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan. (DIX)
Baca Juga :  Dedi Mulyadi Pemimpin Jawa Barat yang Dekat dengan Warga Garut

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru