Garut dari Kota Intan Ke Kota Dodol, Lantas Akan Berubah Jadi Apa? Ini Pendapat Iim Ibrahim

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Garut,Nusaharianmedia.com – Dahulu, Garut dikenal sebagai Kota Intan, julukan yang menggambarkan keindahan dan nilai istimewa daerah ini. Namun, seiring waktu, nama itu mulai tergeser dengan sebutan baru. Yaitu Kota Dodol, yang lebih menonjolkan salah satu produk kuliner khasnya.

Fenomena perubahan identitas ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk tokoh masyarakat Garut, Iim Ibrahim. Ia menilai bahwa pergeseran julukan ini bukan sekadar soal branding, tetapi juga mencerminkan arah perkembangan sosial dan ekonomi yang dijalankan oleh para pemimpin daerah dari masa ke masa.

“Dulu kita bangga dengan sebutan Kota Intan, yang melambangkan nilai dan keunikan Garut. Kini, Garut lebih dikenal sebagai Kota Dodol. Artinya, ada perubahan dalam cara daerah ini dipromosikan dan diingat oleh masyarakat,” ujar Iim Ibrahim dalam wawancaranya. Pada Jum’at,(08/02/2025).

Lebih lanjut, ia mempertanyakan bagaimana Garut akan dikenal di masa mendatang di bawah kepemimpinan berikutnya.

“Apakah kita akan tetap menjadi Kota Dodol, atau mungkin berkembang menjadi Kota Wisata, Kota Budaya, atau bahkan Kota Industri? Itu tergantung pada kebijakan dan visi pemimpin ke depan,” tambahnya.

Menurut Iim, julukan yang melekat pada suatu daerah bukan hanya sekadar nama, tetapi juga mencerminkan strategi pembangunan dan kebijakan yang dijalankan. Ia berharap pemimpin Garut yang akan datang dapat membawa daerah ini ke arah yang lebih maju dengan identitas yang kuat dan membanggakan.

Saat ini, Garut masih memiliki banyak potensi, baik di sektor pariwisata, pertanian, maupun industri kreatif. Masyarakat pun menunggu langkah pemimpin baru dalam menentukan arah perkembangan daerah ini, apakah tetap mempertahankan julukan Kota Dodol atau menghadirkan identitas baru yang lebih luas dan representatif. (DIX)

Baca Juga :  Ketua LIBAS Tedi Sutardi: "Ironi Pendidikan di Hari Pendidikan Nasional", Pertanda Apakah Itu?

Berita Terkait

GMBI Distrik Garut Peringati Harlah ke-24 dengan Sholawat Kebangsaan dan Aksi Sosial
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ahab Sihabudin Gelar “Sapa Warga Berbasis Budaya”, Ajak Seniman Perkuat Identitas Lokal
Sekolah Sungai Cimanuk Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Hari Air Sedunia 2026
Libur Idul Fitri 1447 H, Kebun Binatang Cikembulan Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga di Garut
Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab dan DPRD Dipertanyakan Jelang 31 Maret
DPRD Garut Hadiri Halal Bihalal Tingkat Kabupaten, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pembangunan
Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Garut, Bupati Soroti Masalah Distribusi dan Oknum di Lapangan
Praktisi Hukum Cacan Cahyadi, SH., Warning Dugaan Intervensi Muscab Partai Persatuan Pembangunan Garut, ASN Diminta Tetap Netral
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:47 WIB

GMBI Distrik Garut Peringati Harlah ke-24 dengan Sholawat Kebangsaan dan Aksi Sosial

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:53 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ahab Sihabudin Gelar “Sapa Warga Berbasis Budaya”, Ajak Seniman Perkuat Identitas Lokal

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:36 WIB

Sekolah Sungai Cimanuk Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Hari Air Sedunia 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:28 WIB

Libur Idul Fitri 1447 H, Kebun Binatang Cikembulan Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga di Garut

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:16 WIB

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab dan DPRD Dipertanyakan Jelang 31 Maret

Berita Terbaru