GMNI Garut Soroti Dugaan Ketidakterbukaan Program PTSL Usai Terima Aduan Warga

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 25 Januari 2026 -Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Garut menerima sejumlah aduan baru dari masyarakat Kecamatan Karangpawitan dan kecamatan Banyuresmi terkait dugaan permasalahan dalam pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

 

Salah satu aduan tersebut disampaikan oleh warga masyarakat Kecamatan Karangpawitan dan kecamatan Banyuresmi, yang mengeluhkan pelaksanaan program PTSL di wilayahnya dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya. Warga menyoroti minimnya keterbukaan informasi, proses administrasi yang dianggap berbelit, hingga dugaan adanya pungutan yang tidak transparan dan memberatkan masyarakat.

 

Ketua DPC GMNI Garut, Fazha Moch. N.N, menegaskan bahwa PTSL merupakan program strategis negara yang seharusnya memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah rakyat, bukan justru memunculkan persoalan baru di tingkat desa.

Baca Juga :  Pemda Garut Serius Perjuangkan Kesejahteraan Tenaga P3K

 

“Ketika ada beberapa warga Masyarakat diwilayah kec.Karangpawitan dan kec.banyuresmi serta khusus nya se-kabupaten garut justru merasa dirugikan, ini menjadi alarm serius. Program negara tidak boleh dijalankan dengan cara yang mengabaikan prinsip transparansi dan keadilan maka dari itu BPN/ATR kab.garut jangan hanya menjanjikan kepada rakyat.,” ujar Fazha.

 

Ia menambahkan, persoalan PTSL berkaitan langsung dengan hak dasar masyarakat atas tanah dan ruang hidupnya. Karena itu, GMNI Garut mendorong pemerintah daerah serta instansi pelaksana PTSL untuk segera memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga :  Sidokkes Polres Garut Gelar Jum'at Berkah Berbagi Bersama Ponpes Asyifa Leuwigoong

 

Sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan, DPC GMNI Garut menyatakan komitmennya untuk mengawal aduan masyarakat Kecamatan Karangpawitan dan kecamatan Banyuresmi serta terkhusus nya se-kabupaten garut. Langkah advokasi akan dilakukan melalui pendalaman data, penghimpunan keterangan warga, hingga mendorong klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait.

 

GMNI Garut juga mengajak masyarakat untuk tidak takut menyampaikan aduan apabila menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan program publik, khususnya yang menyangkut persoalan agraria dan kepastian hukum atas tanah rakyat.

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru