Kepala DLH Garut Jujun Juansyah: Maknai Hari Bumi Sedunia dengan Aksi Nyata dari Rumah Sendiri

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada 22 April, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, ST., MT., mengajak seluruh masyarakat Garut untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui langkah-langkah kecil namun nyata yang dimulai dari rumah masing-masing.

Menurut Jujun, peringatan Hari Bumi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga bumi sebagai tempat hidup bersama.

“Hari Bumi ini bukan hanya peringatan simbolik. Ini momen reflektif, bagaimana kita sebagai manusia kembali merenungi peran dan tanggung jawab kita terhadap alam. Mulai dari hal kecil, seperti menjaga kebersihan rumah, menanam pohon, hingga mengurangi sampah plastik,” ujar Jujun saat diwawancara di kantornya, Senin (22/04/2025).

Ia menjelaskan bahwa DLH Garut sudah sejak lama konsisten menjalankan berbagai program penghijauan dan reboisasi, khususnya di wilayah-wilayah rawan bencana, lereng-lereng gunung, serta daerah-daerah tangkapan air dan resapan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami fokus pada rehabilitasi kawasan rawan longsor dan banjir. Kita tanami pohon-pohon keras dan vegetasi penyerap air. Ini bukan hanya untuk keindahan, tapi untuk mengembalikan fungsi ekologis wilayah tersebut,” tambahnya.

Jujun menekankan bahwa salah satu makna penting Hari Bumi adalah membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan. Ia menyebut bahwa lingkungan yang sehat dimulai dari rumah yang bersih dan hijau.

“Jangan menunggu program besar pemerintah. Kalau setiap rumah punya satu pohon, atau memanfaatkan pekarangan untuk tanaman produktif, dampaknya akan luar biasa. Oksigen tercipta, suhu lebih sejuk, dan udara lebih segar,” jelasnya.

Selain itu, DLH Garut juga mendorong masyarakat untuk menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kepada pelajar dan komunitas terus digencarkan sebagai bagian dari investasi jangka panjang membangun generasi yang cinta lingkungan.

“Kita sudah bekerja sama dengan sekolah-sekolah dan komunitas lokal untuk menyebarkan semangat pelestarian lingkungan. Karena kita tahu, menjaga bumi bukan pekerjaan satu orang atau satu instansi. Ini tanggung jawab bersama,” tegas Jujun.

Dalam penutupnya, Jujun mengajak semua elemen masyarakat Garut, mulai dari pemerintah desa, pelajar, tokoh masyarakat, hingga sektor swasta untuk menjadikan Hari Bumi sebagai titik tolak memperkuat komitmen menjaga bumi.

“Bumi ini warisan sekaligus titipan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan nasib generasi setelah kita. Mari mulai dari yang paling dekat: dari rumah kita sendiri,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga :  Potret Tak Terlihat di Balik Lensa: Ketika Biaya Foto Membungkam Suara Orang Tua Siswa RA di Malangbong

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru