Nusaharianmedia.com – Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, menghadiri kegiatan launching pembangunan 200 titik Jembatan Garuda yang digelar oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) secara nasional melalui video conference (Vicon), Senin (9/3/2026).
Di Kabupaten Garut, kegiatan tersebut dipusatkan di Kampung Cisaat RT 06 RW 02, Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program pembangunan jembatan tersebut.
Kegiatan di wilayah Korem 062/Tarumanagara dipimpin langsung oleh Komandan Korem, Dadi Sutandi, yang mengikuti Vicon bersama jajaran TNI serta unsur pemerintah daerah.
Program pembangunan Jembatan G
aruda merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat membuka akses penghubung antarwilayah sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah.
Dalam arahannya, Kepala Staf Angkatan Darat menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Sementara itu, Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi menyampaikan bahwa jajarannya siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut sesuai arahan pimpinan TNI AD. Ia menegaskan pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat agar pembangunan jembatan dapat berjalan lancar.
“Melalui pembangunan jembatan ini diharapkan akses masyarakat semakin mudah, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Garut Aris Munandar menyampaikan apresiasi atas program tersebut yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi warga.
Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak dan aman sangat penting bagi masyarakat pedesaan karena menjadi akses utama bagi mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.
“Kami sangat mengapresiasi program pembangunan Jembatan Garuda yang digagas oleh TNI AD. Program ini tentunya sangat membantu masyarakat, terutama di daerah yang masih membutuhkan infrastruktur penghubung,” kata Aris.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.
masyarakat setempat yang menyambut baik program pembangunan jembatan tersebut sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Dengan adanya program 200 Jembatan Garuda, diharapkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah dapat semakin merata dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(Hil)









