KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung Resmi Berakhir, Kepala Desa Suci Apresiasi Dedikasi Mahasiswa

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com — Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi berakhir dengan acara perpisahan yang digelar di Aula Desa Suci, Jumat (22/08/2025). Acara ini dihadiri oleh pembimbing KKN dari universitas, perangkat desa, perwakilan BPD, Kabid Puskesmas Cempaka, ketua RW, kader PKK, hingga kader Posyandu Desa Suci.

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Suci, Dian Rusdianto, S.Pt., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah mengabdi selama satu bulan penuh.

 

“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi dan dedikasi yang diberikan mahasiswa KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam membangun Desa Suci. Kehadiran kalian memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” ujar Dian.

Baca Juga :  Aktivis Sosial Undang Herman : Petani Tulang Punggung Negeri yang Kerap Terisolir

 

 

Yang menarik, mayoritas mahasiswa KKN ini berasal dari Kabupaten Garut sendiri. Hal tersebut menjadikan kegiatan pengabdian ini sebagai momentum penting, karena mereka dapat kembali berkontribusi untuk desa dan daerah asalnya.

“Alhamdulillah, mahasiswa UIN yang mayoritas berasal dari Garut bisa kembali memberikan kontribusi ke masyarakat melalui KKN. Mereka hadir di desa bukan hanya untuk belajar, tetapi juga mengabdi dan memberikan manfaat nyata,” tambahnya.

 

 

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah desa, Puskesmas, dan masyarakat setempat. Program yang dijalankan meliputi edukasi di sekolah-sekolah, penyuluhan kesehatan bersama Puskesmas Cempaka, pengelolaan lingkungan seperti sampah, hingga pembinaan pelaku UMKM.

 

Salah satu inovasi menarik lahir dari program ini, yakni pemanfaatan minyak jelantah yang diolah menjadi produk bermanfaat seperti aromaterapi. Inovasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah limbah rumah tangga.

Baca Juga :  Polisi Bersama Damkar Evaluasi Kebakaran Rumah di Banyuresmi

 

Sebanyak 45 mahasiswa terlibat dalam KKN ini, yang dibagi ke dalam tiga kelompok di tiga dusun. Setiap kelompok menyusun program kerja sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

 

Dian menambahkan, mahasiswa merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam membangun desa.

 

“Harapan kami, pengalaman KKN di Desa Suci bisa menjadi bekal ketika mereka benar-benar terjun ke masyarakat. Semoga kontribusi dan ide-ide kreatif mahasiswa membantu pembangunan desa sekaligus memberikan kesan positif di hati warga,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Terpilih Jadi Anggota DPRD Garut, Fahad Fauzi Tak Kembali Mencalonkan Diri di Gapensi
Adang Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Disampaikan
BRI Peduli Dorong Pemerataan Infrastruktur, Jalan Gang di Tasikmalaya Dibetonisasi
BRI Peduli Rampungkan Jalan Beton dan Penataan Lingkungan di Empat Wilayah Garut
Ade Burhanudin Soroti Pengelolaan PKBM, Anggaran Literasi Jadi Usulan
NGABLU Part 9 di Garut, Komunitas Mobil Yaris Bakpau Usung Semangat “Ngasuh Bareng Keluarga” di Kawasan Wisata Gunung Guntur
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Terpilih Jadi Anggota DPRD Garut, Fahad Fauzi Tak Kembali Mencalonkan Diri di Gapensi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Adang Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Disampaikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:13 WIB

BRI Peduli Dorong Pemerataan Infrastruktur, Jalan Gang di Tasikmalaya Dibetonisasi

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Adang Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Disampaikan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:17 WIB