Alumni SDN 2 Pasirwangi Kembali Berprestasi, Sri Zazam Nurajijah Hafal 30 Juz

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Pondok Pesantren Wadil Quro Sinapeul 2 Kecamatan Pacet kabupaten bandung mencatat sebuah capaian penting dalam pembinaan pendidikan Al-Qur’an. Salah seorang santrinya, Sri Zazam Nurajijah, Asal Garut   Alumni SDN 2 Pasirwangi berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sebanyak 30 juz. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari sejarah baru bagi lingkungan pesantren sekaligus menjadi momentum yang diharapkan dapat memotivasi para santri lainnya untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Keberhasilan menghafalkan Al-Qur’an secara lengkap hingga 30 juz merupakan proses yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, kesabaran, serta konsistensi dalam menjaga hafalan. Bagi lembaga pendidikan berbasis pesantren, capaian tersebut juga menjadi salah satu bentuk keberhasilan dalam membangun tradisi pembelajaran dan pengamalan Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

Alumni SDN 2 Pasirwangi Sri Zazam Nurajijah menjadi salah satu santri yang berhasil menuntaskan proses tersebut di Pondok Pesantren Wadil Quro Sinapeul 2. Capaian hafalan 30 juz tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam mengingat ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga menuntut proses pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan melalui setoran hafalan, pengulangan atau murojaah, serta bimbingan dari para pengajar.

Baca Juga :  Satkar Ulama Garut Manfaatkan Harlah ke-56 untuk Konsolidasi dan Penguatan Basis Golkar Menuju 2029

Dalam pendidikan tahfiz Al-Qur’an, menjaga hafalan menjadi bagian yang tidak terpisahkan setelah seorang santri menyelesaikan hafalan 30 juz. Karena itu, pencapaian khatam hafalan bukan menjadi akhir dari proses, melainkan bagian dari perjalanan panjang untuk mempertahankan ketepatan bacaan dan kelancaran hafalan.

Pencapaian Sri Zazam Nurajijah juga menjadi kabar membanggakan bagi keluarga dan lingkungan pesantren. Dukungan orang tua, keluarga, Guru, ustaz dan ustazah, serta lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam mendampingi seorang santri selama menjalani proses menghafalkan Al-Qur’an.

Semangat menghafalkan Al-Qur’an juga memiliki landasan yang kuat dalam ajaran Islam. Salah satu hadis yang sering disampaikan dalam konteks keutamaan membaca dan menghafalkan Al-Qur’an.

Dalam riwayat yang dinisbatkan kepada Ibnu Majah tersebut disebutkan mengenai keutamaan orang yang membaca dan menghafalkan Al-Qur’an serta syafaat bagi keluarganya. Hadis tersebut kerap menjadi salah satu motivasi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an melalui membaca, mempelajari, menghafalkan, dan mengamalkannya.

Namun, dalam praktik pendidikan tahfiz, proses menghafalkan Al-Qur’an tidak berhenti pada kemampuan menyelesaikan 30 juz. Para santri juga perlu menjaga kualitas bacaan sesuai kaidah tajwid, memahami adab terhadap Al-Qur’an, serta berupaya menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Pemdes Bojong Tutup Peringatan HUT RI ke-80 dengan Tasakuran dan Lomba Kasidahan

Keberhasilan Sri Zazam Nurajijah diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santri lain di Pondok Pesantren Wadil Quro Sinapeul 2. Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan pesantren memiliki peran dalam membentuk generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an melalui proses pendidikan yang terarah dan berkelanjutan.

” selesainya hafalan 30 juz tentu menjadi sebuah pencapaian yang memiliki nilai tersendiri. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu karena seorang penghafal Al-Qur’an harus membagi waktu antara kegiatan belajar, menghafal, murojaah, dan aktivitas pesantren lainnya.

Momentum tersebut juga dapat menjadi pengingat bahwa keberhasilan dalam menghafalkan Al-Qur’an merupakan hasil dari proses yang panjang. Ketekunan santri perlu berjalan beriringan dengan bimbingan guru serta dukungan keluarga dan lingkungan.

“Pondok Pesantren Wadil Quro Sinapeul 2 kembali memiliki catatan penting dalam perjalanan pendidikan Al-Qur’an. Capaian itu diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi santri dan keluarga, tetapi juga menjadi dorongan bagi lahirnya lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an di lingkungan pesantren.

Editor : L

Sumber Berita : Pondok pesantren

Berita Terkait

Semarak Maulid Nabi, RW 08 Intan Regency Gelar Khitan Kadeudeuh bagi 25 Anak sebagai Wujud Kepedulian Warga
Memaknai Muhammad Sebelum Kenabian: Maulid di Pendopo Garut Digelar Bersama Lelang Lukisan dan Gerakan Donasi Lintas Negara
Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan
Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid
LASQI Garut Gelar Festival Seni Islami Tingkat Jawa Barat, Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pencarian Talenta Muda
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
PC Pemuda Muslimin Indonesia Garut Harap Musda SEMMI Perkuat Soliditas Kader dan Jadi Mitra Strategis Pemerintah
HIMA PERSIS Garut Luncurkan Musda XIII, Anggota DPR RI Hoerudin Amin Dorong Lahirnya Pemimpin Berakhlak dan Visioner
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Alumni SDN 2 Pasirwangi Kembali Berprestasi, Sri Zazam Nurajijah Hafal 30 Juz

Sabtu, 5 September 2026 - 16:04 WIB

Semarak Maulid Nabi, RW 08 Intan Regency Gelar Khitan Kadeudeuh bagi 25 Anak sebagai Wujud Kepedulian Warga

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

Memaknai Muhammad Sebelum Kenabian: Maulid di Pendopo Garut Digelar Bersama Lelang Lukisan dan Gerakan Donasi Lintas Negara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:36 WIB

Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid

Berita Terbaru

Umum

inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:51 WIB