Nusaharianmedia.com 8 September 2026 — Prestasi membanggakan ditorehkan tim bola voli putra Desa Lebakagung, Kecamatan Karangpawitan, dalam ajang Liga Desa Piala Bupati Garut 2026.
Setelah melewati rangkaian pertandingan dengan persaingan ketat, Desa Lebakagung berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menundukkan Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, pada laga final dengan skor 3-2.
Liga Desa Piala Bupati Garut 2026 merupakan kompetisi bola voli indoor yang mempertemukan tim-tim perwakilan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut. Dengan diikuti 42 tim putra dan 42 tim putri, yang merupakan perwakilan dari 42 kecamatan kompetisi berlangsung pada 31 Agustus hingga 8 September 2026 dan dipusatkan di GOR Cikuray RAA Adiwijaya Garut.
Pertandingan final antara Lebakagung dan Sukawargi berlangsung sengit. Kedua tim tampil ngotot dan saling mengejar perolehan poin hingga set terakhir. Namun, mental bertanding, kekompakan, serta semangat juang para pemain Lebakagung akhirnya mampu mengantarkan mereka meraih kemenangan.
Atas keberhasilan tersebut, tim voli putra Desa Lebakagung berhak membawa pulang trofi juara serta hadiah uang pembinaan sebesar Rp10 juta.
Kemenangan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Lebakagung dan Kecamatan Karangpawitan. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di tingkat desa memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat Kabupaten Garut.
Camat Karangpawitan Konsisten Dampingi Tim
Keberhasilan tim Desa Lebakagung mendapat apresiasi dari Camat Karangpawitan Anas Aolia Malik, M.Si. Dukungan terhadap para atlet tidak hanya diberikan melalui motivasi, tetapi juga diwujudkan dengan kehadiran langsung di lapangan.
Anas diketahui secara konsisten hadir menyaksikan pertandingan tim voli Desa Lebakagung sejak babak awal hingga laga final.
Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus perhatian pemerintah kecamatan terhadap perkembangan olahraga dan potensi generasi muda di wilayah Kecamatan Karangpawitan.
Anas mengatakan, keberhasilan meraih juara merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh pihak, mulai dari pemain, pelatih, official, pemerintah desa hingga masyarakat yang terus memberikan dukungan.
«“Saya sangat mengapresiasi perjuangan anak-anak Desa Lebakagung. Dari pertandingan awal sampai final, saya berusaha hadir langsung memberikan support. Bagi saya, kehadiran pemerintah di tengah-tengah atlet adalah bentuk dukungan moral agar mereka semakin percaya diri dan mampu memberikan yang terbaik,” ujar Anas.»
Menurutnya, kemenangan 3-2 pada laga final menunjukkan bahwa para pemain memiliki mental bertanding yang kuat. Pertandingan yang berlangsung ketat membutuhkan konsentrasi, kedisiplinan, kekompakan dan semangat juang hingga poin terakhir.
«“Kemenangan ini jangan hanya dilihat dari pialanya. Yang lebih penting adalah semangat, disiplin, kekompakan dan sportivitas yang ditunjukkan para pemain. Mereka telah membawa nama baik Desa Lebakagung dan Kecamatan Karangpawitan,” katanya.»
Bukan Sekadar Trofi, Momentum Pembinaan Atlet Muda
Anas berharap keberhasilan Desa Lebakagung tidak berhenti pada satu kejuaraan. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan, baik di tingkat desa maupun kecamatan.
«“Harapan saya, prestasi ini menjadi awal yang baik. Jangan berhenti setelah mendapatkan juara. Kita harus terus melakukan pembinaan, mencari bibit-bibit muda dan memberikan ruang kepada mereka untuk berkembang,” ungkapnya.»
Ia berharap ke depan semakin banyak atlet asal Kecamatan Karangpawitan yang mampu menunjukkan prestasi di berbagai ajang olahraga.
«“Mudah-mudahan ke depan semakin banyak atlet dari Karangpawitan yang mampu berprestasi, bukan hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga bisa melangkah ke tingkat yang lebih tinggi,” lanjutnya.»
Anas juga mengajak pemerintah desa, masyarakat, pelatih, komunitas olahraga dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama membangun pembinaan olahraga yang lebih baik.
«“Kita ingin olahraga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kebersamaan dan sportivitas. Kalau semua pihak memberikan dukungan, saya yakin potensi atlet di Karangpawitan bisa terus berkembang,” pungkasnya.»
Lebakagung Harumkan Nama Karangpawitan
Selain menjadi ajang perebutan prestasi, Liga Desa Piala Bupati Garut 2026 juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antardesa, menumbuhkan semangat sportivitas, serta membuka ruang bagi lahirnya bibit-bibit atlet potensial dari tingkat desa.
Dengan kemenangan tersebut, Desa Lebakagung bukan hanya membawa pulang piala dan hadiah Rp10 juta, tetapi juga mengharumkan nama Kecamatan Karangpawitan dalam ajang olahraga tingkat Kabupaten Garut.
Sementara itu, konsistensi Camat Karangpawitan dalam mendampingi tim sejak pertandingan awal hingga final menjadi gambaran bahwa dukungan terhadap olahraga tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata. Dukungan tersebut juga perlu diwujudkan melalui kehadiran, perhatian dan motivasi nyata kepada para atlet yang sedang berjuang membawa nama desa dan daerah. (Hil)
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi Nusaharianmedia









