Pemkab Garut Sambut Positif Perluasan Klinik Rotinsulu, Dinilai Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Layanan Kesehatan Garut

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 21 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Garut menyambut positif rencana perluasan layanan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu di Kabupaten Garut. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit paru-paru di wilayah Garut.

 

Hal itu terungkap saat Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan kerja Direktur Utama Rumah Sakit Paru (RSP) Rotinsulu Bandung, dr. Dijah Rochmad, beserta jajaran di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (21/5/2026).

 

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pengembangan fasilitas kesehatan melalui perluasan layanan Klinik Utama Rotinsulu yang selama ini telah melayani masyarakat Garut.

 

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi atas komitmen RSP Rotinsulu Bandung dalam memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Garut. Menurutnya, pengembangan fasilitas tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam penanganan penyakit paru.

Baca Juga :  Desa Sindangprabu Rayakan Harlah ke-14: Sinergi Budaya dan Pembangunan Menuju Desa HARUM

 

“Dan kami sangat menyambut sekali karena ini sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut khususnya penyakit paru-paru,” ujar Bupati.

 

Sementara itu, Direktur Utama RSP Rotinsulu Bandung, dr. Dijah Rochmad, menjelaskan bahwa pihaknya berencana melakukan pengembangan layanan secara bertahap, termasuk menghadirkan fasilitas rawat inap guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat.

 

“Semoga dengan kehadiran kami dan kehadiran rawat inap di Klinik Utama Rotinsulu yang ada di Garut bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat Garut yang membutuhkan layanan lebih lanjut di klinik utama kami,” jelas dr. Dijah.

Baca Juga :  FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

 

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menilai keberadaan dan pengembangan Klinik Utama Rotinsulu sangat penting mengingat tingginya angka kasus penyakit paru, khususnya Tuberkulosis (TBC), di Kabupaten Garut.

 

Menurutnya, saat ini kasus TBC di Garut mencapai sekitar 9 hingga 10 ribu kasus per tahun, sehingga dibutuhkan penguatan layanan kesehatan yang lebih memadai dan terintegrasi.

 

“Dan semoga dengan kehadiran klinik utama Rotinsulu ini pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut khususnya untuk pasien-pasien penyakit paru itu bisa lebih baik lagi dan bisa lebih banyak pasien-pasien yang tersembuhkan,” ungkap Leli.

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Terpilih Jadi Anggota DPRD Garut, Fahad Fauzi Tak Kembali Mencalonkan Diri di Gapensi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Minggu, 1 November 2026 - 18:48 WIB

RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda

Berita Terbaru