PW PII Jabar Serahkan Naskah Akademik Evaluasi MBG ke DPRD Jabar, PDPII Garut Siapkan Gugatan Citizen Law Suite

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com Bandung, 30 September 2025 – Poros Pelajar Jawa Barat yang terdiri dari Pelajar Islam Indonesia (PII) dan Ikatan Pelajar Putri Indonesia (IPPI) resmi menyampaikan aspirasi sekaligus menyerahkan Naskah Akademik Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, George Edwin Sugiharto, S.I.P., yang juga duduk di Komisi V DPRD Jabar.

 

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan posisi pelajar sebagai penerima manfaat utama program MBG sekaligus pihak yang terdampak langsung oleh berbagai persoalan di lapangan.

 

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Poros Pelajar Jawa Barat menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus keracunan massal yang terjadi selama implementasi MBG di Jawa Barat. Data terakhir mencatat 2.080 pelajar menjadi korban, tersebar di beberapa daerah: Kabupaten Bandung Barat (1.333 kasus), Garut (659 kasus), Cianjur (36 kasus), dan Tasikmalaya (52 kasus).

Baca Juga :  Aspirasi Relawan SPPG Diterima DPRD Garut, Ayi Suryana Pastikan Delapan Poin Tuntutan Tersampaikan ke Pemerintah Pusat

 

“Program MBG melibatkan pelajar sebagai penerima manfaat utama. Karena itu, kami merasa perlu memastikan bahwa pelaksanaannya benar-benar aman, berkualitas, dan berpihak pada pelajar,” ujar Khazimi, perwakilan Poros Pelajar.

 

 

Rekomendasi Strategis

Dalam naskah akademik tersebut, Poros Pelajar Jawa Barat menyampaikan empat rekomendasi strategis prioritas tinggi:

1. Perkuat Dasar Hukum MBG – Mendesak pemerintah meningkatkan status hukum MBG menjadi minimal Peraturan Presiden (Perpres), termasuk memperketat pengawasan lelang, keamanan pangan, dan partisipasi masyarakat sipil.

 

2. Desentralisasi Pelaksanaan – Memberikan kewenangan lebih besar pada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar pengadaan dan menu bisa disesuaikan dengan kearifan lokal serta pengawasan lebih cepat.

 

3. Pembentukan Komite Pengawas Independen – Menghadirkan unsur akademisi, masyarakat sipil, asosiasi profesi, dan perwakilan orang tua dalam komite multi-pihak untuk memantau pelaksanaan MBG secara transparan.

Baca Juga :  Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

 

4. Reformasi Kemitraan Ekonomi Lokal – Menyusun ulang pola kemitraan agar berpihak pada UMKM, koperasi, dan BUMDes, sekaligus memperbaiki sistem pembayaran serta memberikan dukungan teknis bagi peningkatan kapasitas usaha kecil.

 

Poros Pelajar berharap rekomendasi ini menjadi pijakan awal perbaikan menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di Jawa Barat.

 

Gugatan Citizen Law Suite dari Garut

Di sisi lain, Pengurus Daerah PII Garut menyatakan akan segera melayangkan Gugatan Citizen Law Suite terkait tragedi keracunan massal yang menimpa pelajar di Kabupaten Garut. Gugatan ini ditujukan untuk mendorong perbaikan tata kelola MBG di tingkat kabupaten serta memastikan adanya tanggung jawab hukum atas kelalaian yang merugikan siswa. (Red)

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Berita ini 38 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru