Ribuan Warga Siap Kepung DPRD dan Kantor Bupati Garut, GEMA BSP Desak Pemerintah Segera Berbenah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 19 Agustus 2026 – Gelombang protes terhadap kondisi infrastruktur kembali menguat di Kabupaten Garut. Ribuan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy (GEMA BSP) dilaporkan akan menggelar aksi besar-besaran dengan mendatangi Gedung DPRD Garut dan Kantor Bupati Garut.

 

Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, sebagai bentuk akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan penghubung wilayah selatan Garut yang hingga kini dinilai belum mendapatkan perhatian serius.

 

Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat. Jalur tersebut menjadi penopang mobilitas warga untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses pelayanan kesehatan.

 

Namun, kondisi jalan yang disebut mengalami kerusakan parah dan berlangsung cukup lama membuat keresahan masyarakat semakin meningkat. Warga menilai kondisi tersebut telah memberikan dampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.

 

Tidak hanya masyarakat, aksi tersebut juga disebut melibatkan pelaku usaha transportasi. Bahkan, ratusan armada angkutan umum jenis elf dikabarkan akan ikut menyuarakan solidaritas dengan menghentikan operasional sementara sebagai bentuk dukungan terhadap tuntutan perbaikan infrastruktur.

 

Koordinator GEMA BSP menegaskan bahwa gerakan tersebut lahir dari keresahan masyarakat yang sudah terlalu lama menunggu kepastian mengenai perbaikan jalan.

Baca Juga :  Kapolres Garut Tinjau Dapur SPPG,3.500 Porsi Makanan Siap Didistribusikan Ke 51 Sekolah

 

Masyarakat, kata dia, membutuhkan kejelasan dan langkah konkret dari pemerintah daerah, bukan sekadar janji. Infrastruktur jalan dinilai merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

 

Kekecewaan semakin mencuat karena ruas jalan yang mengalami kerusakan berat tersebut dikabarkan tidak masuk dalam daftar prioritas perbaikan infrastruktur pada tahun anggaran 2026.

 

Kondisi itu dinilai memperlihatkan masih adanya persoalan dalam pemerataan pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Garut.

 

Kerusakan jalan juga disebut berdampak terhadap meningkatnya biaya transportasi dan distribusi barang. Selain menghambat mobilitas, kondisi jalan yang buruk dinilai berpotensi meningkatkan risiko keselamatan bagi para pengguna jalan.

 

Dampak lainnya dirasakan oleh sektor ekonomi. Distribusi hasil pertanian dan berbagai komoditas masyarakat menjadi lebih sulit ketika akses transportasi tidak dalam kondisi baik.

 

Persoalan tersebut juga telah menjadi bagian dari dinamika politik di tingkat daerah. Sejumlah anggota DPRD Garut sebelumnya disebut telah menyoroti persoalan infrastruktur dalam rapat paripurna, bahkan sempat terjadi aksi walk out sebagai bentuk protes terhadap kebijakan anggaran yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kebutuhan masyarakat.

 

Dalam aksi yang akan digelar, massa GEMA BSP diperkirakan datang dari tiga wilayah, yakni Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy.

Baca Juga :  Pemkot Cimahi Resmi Luncurkan E-SPPT PBB P2 Tahun 2025

 

Selain menuntut perbaikan jalan secara menyeluruh, masyarakat juga mendorong adanya evaluasi terhadap kebijakan anggaran daerah, terutama menyangkut pemerataan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Kabupaten Garut.

 

Massa berharap pemerintah daerah tidak hanya melihat persoalan tersebut sebagai tuntutan sesaat, tetapi menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan pembenahan terhadap kebijakan pembangunan infrastruktur.

 

Aksi GEMA BSP diperkirakan menjadi salah satu aksi penyampaian aspirasi masyarakat selatan Garut yang mendapat perhatian luas. Aparat keamanan diharapkan dapat mengawal jalannya aksi agar berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

 

Hingga berita ini ditulis, Pemerintah Kabupaten Garut belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana aksi tersebut maupun langkah konkret yang akan dilakukan untuk menjawab tuntutan masyarakat.

 

Aksi GEMA BSP nantinya menjadi ujian bagi pemerintah daerah dalam merespons aspirasi publik sekaligus menunjukkan komitmennya terhadap pemerataan pembangunan.

 

Bagi masyarakat Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy, persoalan jalan bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan menyangkut akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta keselamatan warga.

 

Kini, masyarakat menunggu satu hal utama: langkah nyata pemerintah untuk berbenah dan menghadirkan pembangunan yang lebih merata bagi seluruh wilayah Kabupaten Garut.

Penulis : El

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Semarak Maulid Nabi, RW 08 Intan Regency Gelar Khitan Kadeudeuh bagi 25 Anak sebagai Wujud Kepedulian Warga
Aset Daerah hingga Tanah Warga Dipasangi Tiang Provider, Legalitas dan Izinnya Dipertanyakan: Siapa Pemiliknya dan Siapa yang Mengizinkan?
Ketua Cabor Drum Band Garut Geram Atlet Latihan Dipungut Parkir 
Bawa Gagasan Perubahan, Bung Kalam Siap Nahkodai PA GMNI Garut: Satukan Potensi Alumni, Wujudkan Organisasi Solid, Mandiri dan Adaptif
Cegah Eksploitasi Anak, DPPKBPPPA Garut Gandeng Satpol PP dan Dinsos Perkuat Pengawasan
Memaknai Muhammad Sebelum Kenabian: Maulid di Pendopo Garut Digelar Bersama Lelang Lukisan dan Gerakan Donasi Lintas Negara
Berstatus Pinjam Pakai Sejak Era 1990-an, Gedung KPU Garut Akhirnya Resmi Jadi Milik KPU
GELIAT SEKTOR OLAHRAGA GARUT: DARI GAYA HIDUP SEHAT HINGGA PENGGERAK EKONOMI WARGA
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:04 WIB

Semarak Maulid Nabi, RW 08 Intan Regency Gelar Khitan Kadeudeuh bagi 25 Anak sebagai Wujud Kepedulian Warga

Sabtu, 5 September 2026 - 14:55 WIB

Aset Daerah hingga Tanah Warga Dipasangi Tiang Provider, Legalitas dan Izinnya Dipertanyakan: Siapa Pemiliknya dan Siapa yang Mengizinkan?

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

Ketua Cabor Drum Band Garut Geram Atlet Latihan Dipungut Parkir 

Rabu, 2 September 2026 - 23:33 WIB

Bawa Gagasan Perubahan, Bung Kalam Siap Nahkodai PA GMNI Garut: Satukan Potensi Alumni, Wujudkan Organisasi Solid, Mandiri dan Adaptif

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

Memaknai Muhammad Sebelum Kenabian: Maulid di Pendopo Garut Digelar Bersama Lelang Lukisan dan Gerakan Donasi Lintas Negara

Berita Terbaru