Satukan Kader Lintas Dapil, PPP Garut Gelar Madrasah Kader Partai di Graha Bela Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com 31 Desember 2025 — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menggelar kegiatan Madrasah Kader Partai (MKP) sebagai upaya penguatan ideologi dan konsolidasi organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Bela Negara dan diikuti oleh kader PPP dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 dan Dapil 4 Kabupaten Garut.

Pelaksanaan MKP dihadiri langsung oleh perwakilan DPW PPP Jawa Barat, Hj. Rini Sri Rahayu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PPP Hj. Aten Munajat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Fraksi PPP Ayi Suryana, SE, serta Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PPP Asep Mulyana. Kehadiran para tokoh partai tersebut menjadi bukti komitmen PPP dalam membina serta memperkuat kader di tingkat daerah.

MKP kali ini menyatukan dua daerah pemilihan, yakni Dapil 1 yang dikoordinatori oleh Asep Mulyana dan Dapil 4 di bawah koordinasi Irpan Agustiana. Penyatuan agenda tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun kebersamaan, memperkuat soliditas, serta mempererat sinergi antarkader dan struktur partai.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Hj. Rini Sri Rahayu. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penguatan ideologi partai, militansi kader, serta kesiapan menghadapi dinamika dan tantangan politik ke depan. Ia menegaskan bahwa kader PPP harus memiliki integritas, komitmen perjuangan, dan kedekatan dengan masyarakat.

Baca Juga :  PB PII Kecam Dugaan Penganiayaan Siswa di Maluku, Desak Listyo Sigit Prabowo Evaluasi Polda

Madrasah Kader Partai merupakan ruang pembinaan yang dirancang untuk mencetak kader PPP yang memiliki pemahaman ideologis yang kuat, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan berorganisasi. Melalui MKP, kader diharapkan mampu memahami arah perjuangan partai dan berperan aktif dalam menjawab kebutuhan serta aspirasi rakyat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Fraksi PPP, Ayi Suryana, SE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MKP merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan soliditas kader PPP di daerah. Menurutnya, MKP tidak hanya menjadi wadah penguatan ideologi, tetapi juga sarana konsolidasi lintas daerah pemilihan.

“Melalui Madrasah Kader Partai ini, kita ingin mencetak kader PPP yang militan, berintegritas, dan siap memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kader PPP harus hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan rakyat, khususnya di Kabupaten Garut,” ujar Ayi.

Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dan kebersamaan seluruh kader dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan, seraya berharap MKP dapat melahirkan kader-kader unggul yang mampu memperkuat posisi PPP di tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Limbangan Laksanakan Kerja Bakti Bersama Warga,Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Garut Asep Mulyana menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan fondasi utama keberlangsungan partai. Menurutnya, penguatan kader harus dilakukan secara berkelanjutan agar PPP memiliki sumber daya politik yang siap bekerja di tengah masyarakat serta mampu menjaga marwah dan nilai-nilai partai.

Koordinator Dapil 4, Irpan Agustiana, menegaskan bahwa penggabungan MKP dari dua dapil menjadi simbol kekompakan dan semangat kolaborasi antarkawasan. Ia menilai sinergi lintas dapil sangat penting untuk memperluas jaringan kerja politik dan memperkuat daya gerak partai hingga ke tingkat akar rumput.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan, mulai dari nilai dasar perjuangan PPP, wawasan kebangsaan, penguatan organisasi, hingga peran strategis kader dalam membangun komunikasi politik yang sehat dan konstruktif di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Madrasah Kader Partai ini, PPP berharap dapat melahirkan kader-kader yang solid, militan, berintegritas, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi, sehingga mampu membawa PPP semakin dekat dengan rakyat dan berkontribusi nyata dalam pembangunan serta penguatan demokrasi di daerah. (Hil)

Berita Terkait

Penataan PKL Pasar Baru Garut, Ketua Bapemperda Dorong Penataan yang Tertib, Transparan, dan Berlandaskan Hukum
PT Kembar Alam Group Tegaskan Kepatuhan Perizinan, Mediasi dengan Warga Mekarsari Capai Kesepakatan
Pembangunan PKL Pasar Baru Dipertanyakan, Rawink Rantik Tantang Pemda Buka Payung Hukumnya
Aset Publik Dipakai Bisnis Provider, BPKAD Garut Akui Belum Ada Kontribusi Pemanfaatan Aset Daerah
Disnakertrans Garut Respons TKI Terlantar di Malaysia, Istri Menangis Menunggu Suami Pulang
Lebakagung Juara Liga Desa Garut 2026 usai Menang Dramatis 3-2 atas Sukawargi, Camat Karangpawitan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan
Raperda PKL Tengah Dibahas, Penataan Pasar Baru Sudah Berjalan, Rawink Rantik Pertanyakan Dasar Hukum dan Sinkronisasi Kebijakan Pemkab-DPRD
Budaya Sunda Bagian dari Jati Diri, H. Aten Munajat Dorong Pelestarian, Penggerak Ekonomi, dan Peningkatan Kesejahteraan Seniman
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:31 WIB

Penataan PKL Pasar Baru Garut, Ketua Bapemperda Dorong Penataan yang Tertib, Transparan, dan Berlandaskan Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 22:14 WIB

PT Kembar Alam Group Tegaskan Kepatuhan Perizinan, Mediasi dengan Warga Mekarsari Capai Kesepakatan

Kamis, 10 September 2026 - 15:55 WIB

Pembangunan PKL Pasar Baru Dipertanyakan, Rawink Rantik Tantang Pemda Buka Payung Hukumnya

Rabu, 9 September 2026 - 15:20 WIB

Aset Publik Dipakai Bisnis Provider, BPKAD Garut Akui Belum Ada Kontribusi Pemanfaatan Aset Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 08:33 WIB

Disnakertrans Garut Respons TKI Terlantar di Malaysia, Istri Menangis Menunggu Suami Pulang

Berita Terbaru