Sejumlah Pihak Gelar Rapat Kerja bahas Dampak Pailit PT Danbi : Komisi IV DPRD Garut Fokus Pada Nasib Karyawan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sejumlah pihak menggelar rapat kerja untuk membahas dampak kepailitan PT Danbi Internasional, terutama terkait nasib ribuan karyawan yang terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

Diketahui, rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat, S.Pd., dari Fraksi Gerindra, dan dihadiri oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Wakil Bupati Garut, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, serta jajaran kepolisian.

Dalam pertemuan ini, Komisi IV DPRD Garut menyoroti pentingnya perlindungan hak-hak pekerja setelah PT Danbi dinyatakan pailit berdasarkan putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan nomor perkara 345/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst pada 10 Februari 2025.

Di sisi lain dengan adanya keputusan tersebut menyebabkan seluruh aset perusahaan berada di bawah pengawasan tim kurator, sementara ribuan karyawan menghadapi ketidakpastian pekerjaan.

Asep Rahmat menyatakan bahwa pihaknya berupaya mencari solusi terbaik agar para pekerja tetap mendapatkan hak mereka, baik dari segi pesangon maupun jaminan sosial.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada karyawan yang dirugikan dalam proses ini. Oleh karena itu, kami menggandeng berbagai pihak agar ada kejelasan terkait hak-hak pekerja,” ujar Asep dalam rapat tersebut. Jum’at, (21/02/2025).

BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan turut menyoroti jaminan sosial bagi pekerja yang terdampak, terutama mengenai pencairan dana jaminan hari tua (JHT) dan akses layanan kesehatan bagi mereka yang kehilangan pekerjaan.

Sementara itu, Disnaker berupaya mencari solusi alternatif, termasuk pelatihan keterampilan dan fasilitasi penyaluran tenaga kerja ke sektor lain bagi pekerja yang terdampak.

Rapat kerja ini menjadi langkah awal dalam upaya mitigasi dampak sosial dan ekonomi dari kebangkrutan PT Danbi. Komisi IV DPRD Garut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa hak-hak pekerja tetap menjadi prioritas utama dalam penyelesaian masalah ini. (Eldy)

Baca Juga :  Dukungan Simbolis, ABAM Garut Kirim Karangan Bunga Ke Pendopo Sambutan Pemimpin Baru

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru